Categories: BERITA UTAMA

Teman-Teman Selalu Mengingatkan untuk Menjalankan Ibadah

Dede Sulaiman yang Tak Pernah Dianggap Liyan di Persipura Jayapura 

Dede Sulaiman, kiper Persipura Jayapura saat berlatih di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (28/5). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

Enam tahun sudah Dede Sulaiman menjadi bagian dari Persipura Jayapura. Sepanjang itu pula dia tak pernah dianggap sebagai orang lain. Baik oleh rekan-rekan di tim, suporter, maupun masyarakat di lingkungannya. Meski, dia datang jauh dari Papua.

Miftakhul F.S., Surabaya, Jawa Pos

TAK ada yang berubah dari rekan-rekannya ketika kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua terjadi beberapa hari lalu. Dede Sulaiman tetap merasakan kehangatan layaknya yang dirasakan selama ini. Obrolan dengan diselingi canda dan tawa tetap mengisi hari-harinya bersama rekan-rekan di Persipura. Entah itu di waktu senggang, di sela latihan, maupun pada waktu sebelum dan sesudah pertandingan. 

Jadi, jangankan kata-kata memintanya angkat kaki atau mengucilkan dirinya yang berasal dari luar Papua, sekadar olok-olok berbau SARA pun tak mampir ke Dede. ’’Semua tetap berjalan normal. Tidak ada yang berbeda dari sebelumnya,’’ ungkap kiper asal Jakarta tersebut. 

Dede menyebutkan, sejak datang ke Persipura pada musim 2013, perlakuan terhadap dirinya tidak pernah berubah. Dari tahun ke tahun selalu sama. Kendati, dari musim ke musim, pemain 33 tahun itu selalu berada di tengah-tengah mayoritas pemain Persipura yang merupakan putra-putra Papua. 

Dede tak pernah dianggap liyan (yang lain, Red) oleh rekan-rekannya. Juga oleh suporter dan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya di Jayapura. ’’Sejak saya datang hingga kini, rekan-rekan tidak sekadar menganggap saya sebagai teman. Tapi juga sebagai keluarga sendiri,’’ katanya. 

Layaknya saudara, Dede pun kerap dibantu jika sedang menghadapi masalah atau membutuhkan bantuan. Demikian juga soal hobi. Di luar urusan sepak bola, mantan kiper Sriwijaya FC tersebut gemar memancing. 

’’Teman-teman dan masyarakat kerap membantu saya kalau saya pergi memancing. Ketika pulang larut malam dari memancing, saya juga tidak pernah mendapat masalah di jalan,’’ ujarnya.

Terkait dengan hal yang paling pribadi, tentang keyakinan, Dede pun tak pernah mendapat masalah. Rekan-rekannya di Persipura yang mayoritas Nasrani sangat menghargai perbedaan. Tak pernah mempersoalkan agama Dede. 

’’Sebaliknya, teman-teman yang justru selalu mengingatkan saya untuk menjalankan ibadah,’’ paparnya. Boaz Solossa dan kawan-kawan tak sekadar mengingatkan. Mereka juga rela menunda meeting jika Dede dan pemain Persipura lainnya yang beragama Islam sedang menjalankan ibadah. 

’’Misalnya, meeting jelang pertandingan itu berbarengan dengan waktu salat Jumat. Maka, rekan-rekan meminta saya salat Jumat dulu dan meeting baru dilakukan setelah saya pulang salat,’’ sebutnya. 

Kehangatan demi kehangatan sebagai keluargalah yang begitu dirasakan sepanjang enam tahun berkostum Persipura. Karena itu, Dede nyaman berada Persipura. Lantaran itu pula, dia enggan berpindah ke kesebelasan lainnya. Kendati, setiap tahun ada yang mengajaknya berganti kostum tim. 

Dan dari apa yang dirasakan serta dijalani di Persipura, Dede berharap tak ada aksi rasisme lagi. Baik di sepak bola maupun kehidupan sehari-hari. (c19/ali/JPG)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

2 days ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

2 days ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

2 days ago