Categories: BERITA UTAMA

Masyarakat Diminta Tenang dan Tidak Panik

Terkait Aksi Penembakan KKB di Pegubin

JAYAPURA-Pasca penyerangan dan penembakan terhadap personel Satgas Pamtas dari Batalyon Infantri 312/Kala Hitam di Distrik Serambakon,  Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (20/10) kemarin, aparat keamanan TNI-Polri langsung mengambil langkah-langkah.

AKBP. Ferdyan Indra Fahmi, SIK  ( FOTO: Humas for Cepos)

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP. Ferdyan Indra Fahmi, SIK., mengatakan, pasca penembakan pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi insiden penembakan ini.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan secara aktif memberikan informasi agar kami dapat melakukan upaya pencegahan secepat mungkin,” ungkap Ferdyan Indra dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (21/10).

Selain melakukan komunikasi dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat, pihaknya juga telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Kapolres Ferdyan Indra mengatakan, dari keterangan warga di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, terdengar beberapa kali bunyi letusan senjata api.

“Hasil koordinasi kami dengan warga setempat, mereka mengaku mendengar beberapa kali bunyi letusan senjata api,” jelasnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam aksi penembakan terhadap aparat keamanan dalam hal ini anggota TNI, peristiwa ini menjadi atensi khusus dari pihak keamanan. “Ini sudah jelas meresahkan masyarakat di wilayah Pegubin dan juga membahayakan keselamatan petugas,” tuturnya.

Kapolres Ferdyan Indra menambahkan, tembakan yang diduga dilakukan oleh KKB ini, diarahkan pada mobil yang digunakan anggota TNI berpatroli di wilayah Serambakon.

Tiga anggota TNI yang mengalami luka-luka menurut Ferdyan sudah dievakuasi. “Satu orang terkena peluru di bagian kaki, sementara dua orang lainnya terkena pecahan kaca mobil. Sejauh ini kondisi ketiganya cukup stabil dan sudah ditangani dokter di RSUD Oksibil,” tutupnya. (oel/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago