Categories: BERITA UTAMA

Segera Hentikan Gencatan Senjata di Paniai

JAYAPURA-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua mendesak TNI-Polri dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) segera melakukan gencatan senjata di Kabupaten Paniai.

Pasalnya akibat perang selama beberapa hari belakangan ini, banyak masyarakat sipil yang menjadi korban. Bahkan hingga saat ini sudah ada sekitar 900-an orang yang mengungsi akibat dari konflik tersebut.

“Kami juga minta agar Komnas HAM RI segera memperhatikan konflik senjata di Papua, saat ini, karena korban dari pada itu adalah masyarakat sipil,” tegas Direktur LBH Papua, Emanuel Gobay, Rabu (19/6) kemarin.

Kata dia perlindungan terhadap warga sipil dalam situasi perang sangat jelas diatur dalam UU.

Untuk itu pihaknya menegaskan kepada, TNI-Polri dan TNP PB wajib menerapkan prinsip-prinsip Konvensi Jenewa IV Tahun 1949 tentang Perlindungan Rakyat Sipil dalam masa perang demi melindungi masyarakat sipil.

Kemudian Komnas HAM RI dan Komnas HAM RI Perwakilan Papua juga segera membentuk tim Invetigasi untuk memastikan implementasi Pasal 27, Konvensi Jenewa IV Tahun 1949 tentang Perlindungan Rakyat Sipil Dalam Masa Perang dan melakukan investigasi atas Kasus Penembakan Masyarakat Sipil di Kabupaten Paniai.

Pihaknya juga mendesak PMI segera menjalankan tugasnya untuk pemenuhan kebutuan pokok bagi para pengungsi akibat konflik bersenjata sesuai perintah Pasal 22 huruf a, Undang Undang Nomor 1 Tahun 2018.

“Pemerintah Pusat, Pemerintah daerah dalam hal ini Propinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Paniai segera membentuk Posko Pengungsian dan memenuhi kebutuan Pokok Para Pengungsi selama konflik bersenjata berlangsung sesuai Undang Undang Nomor 1 Tahun 2018,” tegas Emanuel Gobay. (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

4 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

6 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

7 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

8 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

9 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

10 hours ago