Categories: BERITA UTAMA

Pemda Belum Bisa Pastikan

Bupati Yahukimo Abock Busup

JAYAPURA- Bupati Yahukimo Abock Busup hingga saat ini belum bisa memastikan terkait 13 warganya yang dikabarkan meninggal dunia akibat diare dan malaria di Distrik Bomela,  terhitung sejak akhir bulan Mei 2019 hingga saat ini. Pasalnya, tim medis yang diturunkan ke Lapangan sejak Rabu (19/6), belum juga memberikan kabar melalui  Radio SSB.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Suhayatno. Dimana ia belum bisa pastikan apakah kabar yang beredar di masyarakat benar atau tidak. Namun langkah cepat telah diambil Dinas Kesehatan Yahukimo yakni mengirimkan tim  ke Distrik Bomela untuk mengecek informasi tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi di beberapa kampung yang ada di Bomela. Pihaknya belum mendapatkan informasi dari tim yang turun ke lapangan lantaran jarak Distrik Bomela ke kampung-kampung yang dikabarkan ada warga yang meninggal dunia cukup jauh, sehingga tim menempuhnya dengan berjalan kaki.

“Kalau memang ada yang meninggal pastinya kami tahu berapa jumlah pastinya, berapa usia mereka, penyebabnya apa. Kita harus memfilter setiap informasi yang masuk, tidak langsung  telan mentah-mentah namun  perlu pembuktikan,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (20/6).

Suhayatno juga belum bisa memastikan apakah mereka yang sakit aksesnya jauh dari Puskesmas atau  tidak. Tetapi kalau disimak dari beberapa laporan kebanyakan penyakit ringan yang dialami masyarakat namun jika dibiarkan menjadi fatal. Contohnya diare, ISPA, gangguan pencernaan, batuk. “Penyakit seperti ini kan kalau dibiarkan menjadi sebuah malapetaka,” katanya.

Dikatakan, di Kabupaten Yahukimo terdapat 33 Puskesmas yang tersebar di 51 Distrik. Namun, masing-masing Puskesmas tentu memiliki kendala yang dihadapi dengan letak geografis yang ada.

Terkait dengan tim medis yang diturunkan kata Kadinkes rencana satu minggu berada di Distrik Bomela, jika kondisi kurang membaik maka direncanakan ada tim susulan yang akan diturunkan. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago