Categories: BERITA UTAMA

14 Raperdasi Disetujui Untuk Disahkan

JAYAPURA-Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) secara resmi menutup Rapat Paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025, Penetapan Rencana Kerja DPRP Tahun 2025, Penyampaian Laporan Hasil Reses DPRP, serta Penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024, di Gedung DPR Papua, Rabu (16/4)

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRP, Denny Henrry Bonai. Dalam sambutannya, Denny menyampaikan bahwa DPR Papua telah menyetujui dan menetapkan 14 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Propemperda Tahun 2025, yang merupakan hasil inisiatif bersama antara Pemerintah Provinsi Papua dan DPRP.

‘Dalam pembahasan nantinya, diharapkan partisipasi masyarakat baik secara lisan maupun tertulis dapat dilakukan secara terbuka dan transparan. Keterlibatan masyarakat ini penting dalam pembentukan peraturan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan,” tegas Denny.

Ia juga menekankan pentingnya Rencana Kerja DPRP Tahun 2025 sebagai pedoman bersama dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan, agar fungsi-fungsi kelembagaan DPRP dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 yang telah diserahkan kepada DPR Papua, Denny menjelaskan bahwa pembahasannya akan dilakukan paling lambat 30 hari sejak diterima. Hal ini merujuk pada Pasal 22 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024, dengan fokus pada pencapaian program, pelaksanaan peraturan daerah, serta penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.

“Terkait laporan hasil reses anggota DPRP, Denny menyatakan bahwa dokumen tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua sebagai bahan dalam penyusunan Rancangan APBD Perubahan Tahun 2025 dan APBD Tahun 2026,” Tegas Denny.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: DPRPPAPUA

Recent Posts

Lokasi TWA Teluk Yotefa Terancam Hilang

Lokasi yang tengah dilakukan pembangunan berada di Jl Pantai Hamadi yang bersebelahan dengan lokasi sengketa…

9 hours ago

Ada Jaringan Jual Beli Amunisi di Sentani

Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya yang juga berkaitan dengan jaringan…

21 hours ago

Situasi Global Mengancam, Akademisi Ingatkan Pemerintah

Meskipun demikian, pemerintah menegaskan tidak akan memangkas anggaran dari program-program prioritas seperti MBG dan Koperasi…

22 hours ago

Tiga Hari Berlalu, Keluarga Nelayan Masih Menunggu Penyebab Kematian

Polisi belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian sekalipun di tubuh korban sempat bersimbah darah dan…

23 hours ago

Belajar dari YouTube, Khawatir Jika Pelanggan Tak Puas

Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan.…

24 hours ago

Dokter Muda Meninggal Akibat Campak

Peristiwa ini menjadi perhatian nasional, mengingat campak kerap dianggap sebagai penyakit anak-anak, namun nyatanya juga…

1 day ago