

Yohana/Cepos Dance Yulian Flassy, SE., M.Si
Pemprov Papua Tinggal Tunggu Data dari Kabupaten/Kota
JAYAPURA-Permasalahan tenaga honorer di Provinsi Papua, tetap akan diselesaikan. Pemerintah Provinsi Papua memastikan penyelesaiaanya sesuai dengan regulasi negara.
Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy, SE., M.Si., mengatakan permasalahan honorer Papua sudah hampir selesai, tinggal menunggu daftar nama-nama dari masing-masing kabupaten dan kota.
“Saya pikir ini sudah jelas. kami tinggal menunggu data dari kota dan kabupaten terkait daftar nama-nama honorer. Setelah itu tinggal diputuskan. Intinya kami sudah berjuang untuk permasalahan honorer di Papua,” jelas Sekda Dance Flassy menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Selasa (20/4) kemarin.
Lanjutnya, pembagian kuota honorer Papua, sudah sesuai dengan yang telah disampikan Wakil Gubernur Papua. Yakni dari kuota 20.000, diutamakan 12.000 orang yang merupakan data dari Forum Honorer Papua dan sisanya baru akan disi dari kabupaten dan kota.
Untuk saat ini pihaknya masih menunggu data dari setiap kabupaten dan kota, yang kemudian akan diserahkan kembali ke pusat. Pihaknya juga mengharapkan agar para honorer bisa lebih sabar karena proses penyelesaian honorer di Papua, akan segera diselesaikan.
Diakuinya, terkait dengan permasalahan janji PNS, pihaknya akan kembali membahas hal tersebut dengan Menpan RB.
“Keputusan PNS akan kami bahas lagi dengan Menpan. Intinya, keputusan disesuaikan dengan regulasi Negara. Tidak ada regulasi lain-lain atau sendiri-sendiri semua seuai dengan keputusan negara,” tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal juga menjelaskan kuota honorer sudah ditandatangani yakni dari 20.000 yang diutamakan 12.000 diutamakan data dari Forum Honorer Papua.
“Kami utamakan data dari forum honorer Papua, sisnya baru nanti disisi dari kabupaten dan kota, pastinya permasalahan honorer di Papua sudah diselesaikan,” tambahnya. (ulo/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…