Categories: BERITA UTAMA

Cerita Masrifah Penjual Peyek yang Menangis Usai Kaos Pemberian Jokowi Dirampas

 

Masrifah berfoto di depan mobil yang digunakan presiden sambil menunjukkan kaos pemberian Joko Widodo saat berkunjung ke Pasar Youtefa, Selasa (21/3). (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Cara blusukan Presiden Joko Widodo ke pasar – pasar kembali memberi cerita. Seorang pedagang peyek bernama Masrifah sempat menangis saat bertemu orang nomor satu di Indonesia ini. Itu terjadi saat presiden masuk ke lorong – lorong di Pasar Youtefa untuk sekedar menyapa maupun membagikan bingkisan.
Ini menjadi satu kebiasaan presiden yang memang suka menemui masyarakat akar rumput dalam kunjungannya.
Masrifah sendiri entah mengapa ia bisa berdiri paling depan dari jejeran warga yang lain dan ketika presiden turun dari mobil iapun ikut melambaikan tangan sambil meneriaki pak presiden. Tak lama presiden mendekat dan memberikan sebuah kaos kepada wanita berusia 60 tahun itu.
Hanya sayangnya kaos yang diberikan langsung dari tangan presiden tersebut dirampas oleh orang di belakangnya. Tak lama presiden kembali membuka satu ikatan bal kaos berwarna hitam dan disitulah Masrifah langsung merebut dari tangan presiden. Hasilnya ia berhasil mendapatkan 3 kaos sekaligus.
“Sempat kecewa karena kaos pertama saya diambil lagi sama orang lain tapi pas pak presiden kasi keluar lagi makanya saya langsung tarik dan peluk erat erat, jangan sampai diambil orang lagi,” ceritanya di Pasar Youtefa, Selasa (21/3).
Ia juga disalami Jokowi. “Ya Allah tangan beliau halus sekali dan saya sampai menangis bisa bersalaman dengan pak presiden. Tidak pernah bermimpi sebelumnya,” imbuhnya.
Masrifah sendiri merupakan pedagang peyek keliling di Pasar Youtefa.
Iapun memamerkan kaosnya tersebut dengan berdiri di depan mobil Indonesia 1 yang merupakan mobil yang akan digunakan presiden menuju Arso Kabupaten Keerom. “Yang jelas senang sekali bisa dapat kaos, bisa melihat langsung dan bersalaman,” tutupnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

58 minutes ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

2 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

3 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

4 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

5 hours ago

Empat WNA asal China Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Nabire

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…

12 hours ago