

ILUSTRASI Kelompok Bersenjata
JAYAPURA– Dua anggota OPM Kodap XV Ngalum Kupel menyerahkan senjata jenis Ankle Loop kepada Satuan Tugas Koops Swasembada yang diklaim merupakan buah komunikasi yang baik selama ini.
Melalui pendekatan humanis yang konsisten dilakukan di wilayah Pegunungan Bintang, Satgas Koops Swasembada berhasil mengamankan satu pucuk senjata api milik OPM Kodap XV Ngalum Kupel.
Senjata api tersebut diserahkan secara sukarela oleh pria berinisial AT dan DT yang sebelumnya telah diamankan oleh personel Satgas Koops Swasembada. Penyerahan sejata api ini dilakukan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (17/2).
Pangkoops Swasembada, Kolonel Inf. Novi Rubadi Sugito, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan konsistensi prajurit di lapangan.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Kami ingin saudara-saudara kita yang masih berada di kelompok bersenjata menyadari bahwa masa depan Papua yang damai hanya dapat terwujud melalui persatuan dan kebersamaan,” ujarnya Selasa (17/2)
. “Dengan adanya penyerahan senjata tersebut, diharapkan situasi keamanan di Distrik Kiwirok semakin kondusif serta membuka ruang lebih luas bagi terciptanya kedamaian dan pembangunan yang berkelanjutan di Tanah Papua,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…
Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…