Categories: BERITA UTAMA

Tokoh Adat Puncak Jaya Sepakat Otsus Berlanjut

MULIA-Pro kontra mengenai Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua yang saat ini bergulir di tengah masyarakat, mendapat tanggapan dari tokoh adat masyarakat Puncak Jaya yaitu Kepala Dusun Puncak Jaya, Tibenus Tabuni dan ketua Forum Perempuan Peduli Pembangunan, Mirena Enumbi.

Kepala Dusun Puncak Jaya, Tibenus Tabuni mengatakan, sejak ditetapkannya Undang-Undang RI Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, Otonomi Khusus ini kurang lebih sudah 20 tahun ada di Papua. 

Tibenus Tabuni dan Mirena Enumbi  ( FOTO: Humas Pemkab Puncak Jaya for Cepos)

Tibenus Tabuni mengatakan, Otsus ini harus tetap berlanjut. Sebab menurutnya banyak dampak yang dirasakan  melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, dirinya berharap dapat berlanjut. 

“Dana Otsus yang akan berakhir di tahun 2021 diharapkan dapat berlanjut. Karena selama ini ada pembangunan pendidikan dan kesehatan khususnya di Puncak Jaya,” ungkap Tibenus Tabuni dalam rilis yang diterima redaksi Cenderawasih Pos, Senin (17/8). 

Hal senada disampaikan ketua Forum Perempuan Peduli Pembangunan, Mirena Enumbi. Menurutnya, sumber beasiswa bagi anak-anak asli Papua selama ini berasal dari dana Otsus. Dengan dana Otsus ini, banyak anak-anak Papua yang menempuh pendidikan dengan baik. Bahkan melanjutkan studi hingga ke luar negeri. 

“Dengan adanya Otonomi Khusus ini, kita bisa merasakan dampaknya di bidang pendidikan. Anak-anak kita dapat menempuh pendidikan dengan baik dan mendapat beasiswa hingga keluar negeri. Kita juga bisa hidup sejahtera,” tegasnya. 

Meskipun demikian Mirena Enumbi mengakui, sejak pemberlakuan Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, ada beberapa kewenangan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Otsus yang belum diserahkan sepenuhnya. Pemerintah pusat menurutnya masih mengatur kewenangan tersebut. 

Terkait hal ini, Mirena Enumbi berharap hal ini jadi pertimbangan ke depan, dalam pelaksanaan Otsus di Papua. (Humas Puncak Jaya/nat)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

4 hours ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

5 hours ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

9 hours ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

10 hours ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

11 hours ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

12 hours ago