Categories: BERITA UTAMA

Disebut Bertahan, Ramai Justru Mengaku Belum Bertemu Manajer Persipura

JAYAPURA – Manajer Persipura Jayapura, Yan P. Mandenas dalam rilisnya pada Senin (16/5) menyampaikan agar para pendukung Persipura tidak perlu risau dengan kondisi tim yang mulai ditinggal para pemainnya. Sebab menurutnya, situasi tersebut sebuah hal yang biasa di dunia sepak bola. Secara profesional semua pemain punya hak untuk menentukan masa depan. Sementara manajemen kata Mandenas hanya bisa bernegosiasi dengan pemain yang bersangkutan. Kata Mandenas sampai saat ini masih ada beberapa pemain yang terikat kontrak dan masih mematuhi serta menghormati manajemen bahkan telah menyatakan siap bersama skuad Mutiara Hitam di Liga 2. Mereka adalah Ramai Rumakiek, Brian Fatari, Elisa Basna, Israel Wamiau, Nelson Alom, Yustinus Pae, Muhammad Tahir dan Alfons Migau. “Kami sudah bertemu mereka dan mereka sudah menyatakan tetap bersama Persipura berjuang di Liga 2. Mereka sangat mematuhi regulasi yang berlaku sesuai dengan kontrak yang disepakati,” ungkapnya. Namun wonderkid Persipura Jayapura, Ramai Rumakiek justru mempertanyakan komentar manajer Persipura, Yan P. Mandenas yang menyatakan telah bertemu dirinya mengenai masa depannya bersama pasukan Mutiara Hitam. Ramai menyebutkan, jika sampai saat ini dirinya justru sangat kesulitan membangun komunikasi dengan para pengurus atau manajemen Persipura. “Sampai detik ini, saya belum ketemu dengan Pak Yan Mandenas, manajer baru Persipura dan kita belum berbicara apa-apa. Yang di media-media itu tidak benar,” ungkap adik kandung Kevin Rumakiek itu saat menghubungi Cenderawasih Pos, Rabu (18/5). “Kemarin saya mau ketemu dengan bapak Herat (pengurus) tetapi beliau katanya lagi, tidak enak badan. Dan saya minta bicara dengan via telepon tetapi tidak direspon,” sambungnya. Penyerang berusia 19 tahun itu juga membeberkan jika dirinya bersama Persipura memang masih terikat kontrak. Tapi bagi Ramai ada beberapa pertimbangan yang harus disepakati bersama. “Kontrak emang masih ada dan ada hal-hal lain yang harus dipertimbangkan,” pungkas punggawa Timnas U-23 itu. (eri/nat)
newsportal

Recent Posts

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

4 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

6 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

9 hours ago

Dipicu Masalah Asmara, Dua Kelompok Warga di Merauke Saling Serang

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…

11 hours ago

Lautan Batu Apung Kepung Pantai Hamadi

Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…

13 hours ago

Nasib Ratusan Mahasiswa Penerima Beasiswa SUP Terancam

  Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…

19 hours ago