Categories: BERITA UTAMA

Evakuasi Jenazah Pratu Arifin Masih Terkendala Cuaca

TIMIKA-Evakuasi Pratu Miftahul Arifin masih belum berbuah hasil. Hingga kemarin (17/4) jenazah personel Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna itu masih berada di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Selain Pratu Arifin, pasca kontak tembak dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) akhir pekan lalu (15/4) masih ada lima prajurit TNI yang belum kembali ke pos masing-masing.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Bambang Ismawan di Jakarta. ”Sampai siang (kemarin jenazah Pratu Arifin) belum bisa diambil,” ungkap dia.

Menurut Bambang, cuaca dan medan memang menjadi kendala utama. ”Cuacanya tidak menentu, kadang-kadang satu hari hanya dua jam cerah. Habis itu tertutup kabut. Jadi, untuk pengambilan jenazah helikopter kami kan tidak bisa langsung merapat,” bebernya.

Terkait dengan prajurit TNI yang belum ditemukan pasca kontak tembak, Bambang memastikan bahwa pencarian terus dilakukan. ”Sampai siang tadi (kemarin, Red) masih dilakukan pencarian. Tinggal lima yang terakhir,” jelas dia.

Perwira tinggi bintang tiga itu menegaskan, sejauh ini baru Pratu Arifin yang sudah terkonfirmasi gugur di medan tugas saat insiden di Mugi-Mam terjadi. Pihaknya belum menerima kabar ada korban lainnya.

Berdasar informasi terakhir yang diterima oleh Bambang, kemarin siang sudah ada empat prajurit kembali ke pos masing-masing. Mereka dipastikan kembali dalam keadaan sehat.

”Jadi, tinggal lima orang itu (yang masih dicari). Mudah-mudahan segera kami temukan,” imbuhnya.

Dengan kembalinya empat personel kemarin siang, pihaknya optimistis lima personel lainnya bisa kembali dalam keadaan selamat. (ryu/syn/wen)

newsportal

Recent Posts

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

24 minutes ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

1 hour ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

2 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

3 hours ago

Modal Nekat Buka Bengkel, Kadang Sedih Karena Berulang Kali Dibobol Maling

Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…

4 hours ago

Hampir Sepekan Akhirnya Palang Kampus Uncen Dibuka

​Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, memberikan klarifikasi bahwa…

5 hours ago