Menurutnya, program MBG di Papua dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah Papua, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Di tempat yang sama, Kadis Pertanian dan Holtikultura Pemprov Papua, S Siriwa mengatakan bahwa kedepan masyarakat perlu memanfaatkan pekarangan. Menurutnya pekarangan di sekitar rumah sangat penting dalam mendukung MBG dari segi pendestribusian sayur-sayuran dan ternak, terutama telur ayam.
“Lahan kita di Papua sangat luas, bagaimana kita memanfaatkan lahan-lahan ini untuk bermanfaat, jadi seluruh bahan baku kebutuhan MBG ini kita ambil secara lokal. Kita berharap tidak datang dari luar,” kata S Siriwa kepada wartawan, Senin (14/4).
Tak hanya itu, Kepala Dinas itu juga berharap dana-dana di tingkat kampung dapat dimanfaatkan untuk perkaranhan agar pemutaran ekonomi di tingkat kampung setabil dan masyarakatnya sejatra. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…