Categories: BERITA UTAMA

Fokus Bahas Pelayanan Kesehatan Bagi OAP

Dance Yulian Flassy, SE., M.Si (FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA-Usai melakukan serahterima jabatan, Senin (15/3) kemarin, Sekda Provinsi Papua,  Dance Yulian Flassy, SE., M.Si., mulai melakukan beberapa aktivitasnya di kantor Gubernur Papua, Selasa (16/3). 

Salah satu kegiatan yang dilakukan Sekda Dance Flassy, kemarin yaitu menggelar rapat kerja dengan berbagai dinas-dinas terkait di Pemerintah Provinsi Papua.

Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy menjelaskan, rapat yang dilakukan merupakan bentuk dari membangun koordinasi dengan setiap OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemprov Papua.

“Dalam rapat yang kami lakukan dengan dinas-dinas terkait kami membahas tentang pengoptimalan BPJS Kesehatan di Papua,” jelas Sekda Dance Flassy kepada Cenderawasih Pos, Selasa (16/3) kemarin.

Diakuinya, yang mana pelayanan kesehatan bagi OAP ini juga merupakan harapan dari Gubernur Papua, yaitu mengedepankan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Papua.

“Tahun anggaran 2021, kita dialokasikan dana dari otonomi khusus sebesar Rp 43 miliar untuk pelayanan kesehatan bagi orang asli Papua di 29 kabupaten/kota,” bebernya. 

Pihaknya juga sedang melakukan komunikasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri, terkait formula-formula yang harus disiapkan untuk dana Rp 43 Miliar yang telah diarahkan dari Gubernur Papua untuk membantu masyarakat di Papua.

“Formula ini akan kami bahas besok, dengan melibatkan orang BPJS Kesehatan langsung, serta membahas program kesehatan bagi masyarakat Papua,” terangnya.

Dirinya juga berharap pembahasan ini harus berdasarkan regulasi agar dana yang turun nantinya tidak terjadi kesalahan dan sebagainya.

“Saya mau segela sesuatu harus berdasarkan regulasi-regulasi yang baik, agar kedepannya masyarakat Papua datang bisa langsung di obati,” tambahnya.

Sekda Dance Flassy tak ingin nantinya ada masyarakat yang tidak memiliki KTP,  tidak dilayani dan bahkan disuruh pulang. Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan kedepan di setiap rumah sakit harus ada pelayanan Dukcapil maupun BPJS Kesehatan. Sehingga OAP yang ingin berobat dan tidak memiliki kelengkapn data diri baik KTP maupun KK bisa langsung dilayani.

“Bukan hanya KTP dan KK tetapi juga bisa mendapatkan BPJS langsung sehingga permasalahan mereka bisa segera dilayani, dan OAP tidak dipersulit lagi,” tegasnya.

Diharapkan juga kedepan seluruh rumah sakit yang ada di Papua terdapat pelayanan Dukcapil dan BPJS Kesehatan. “Hal ini akan kita upayakan,” tutupnya. (ana/nat)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

12 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

14 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

15 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

16 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

17 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

18 hours ago