Categories: BERITA UTAMA

Masuk KKB Dijanjikan Jadi Aparat Papua Merdeka

Dijadikan Tersangka, AR Bantu Buat Senpi Rakitan

JAYAPURA-Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Polres Kepulauan Yapen mendalami peran AR (27) terkait dugaan keterlibatannya sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Hugo Manitori wilayah Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pria 27 tahun yang kesehariannya sebagai petani itu diduga belum lama ini terlibat dengan KKB yang ada di Yapen, tepatnya sejak November lalu.

Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP. Ferdian Indra Fahmi mengatakan, pihaknya sedang mendalami sejauh mana keterlibatan AR dalam kelompok ini.

“Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan ikut aktif melakukan latihan militer mulai baris berbaris, latihan menembak dan upacara bendera bintang kejora,” ungkap Ferdian saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (15/12).

Selain itu lanjut Kapolres, anggota KKB tersebut juga membuat senjata api rakitan laras kaliber 5,56 mm.

“Penggeledahan yang dilakukan anggota di pondok yang dijadikan markas komando mereka sebagai tempat mereka latihan militer. Di pondok tersebut juga mereka mengatur strategi, termasuk melakukan rapat dan kegiatan lainnya,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka AR masuk KKB lantaran dipengaruhi oleh anggota KKB lainnya.

“Pelaku dipengaruhi karena dijanjikan menjadi tentara Papua Merdeka atau Polisi Papua Merdekat,” beber Kapolres.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Yapen, Ipda Deddy Bintang menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku sudah pernah ikut latihan dengan KKB.

“Dari pengakuan pelaku, dia bergabung dengan KKB karena dipengaruhi anggota KKB lainnya. Isteri pelaku sempat melarang agar yang bersangkutan tidak ikut lagi. Kami sedang mendalami semua itu,” ujar Deddy Bintang.

Selain itu lanjut Deddy, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang diketahui berinisial HM, PM dan YR.

“Tiga orang ini sebenarnya jadi target utama kita. Karena mereka yang mengajak dan mengarahkan yang bersangkutan,” ucapnya.

Pasca penangkapan AR, Polisi melakukan pengawasan di markas KKB yang berlokasi di Kampung Tua di atas gunung Impura Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo. Kasat Reskrim Deddy juga menyebutkan situasi hingga saat ini kondusif. (fia/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKB

Recent Posts

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

1 day ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

1 day ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

1 day ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

1 day ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

2 days ago

Bukan Masalah Stok, Tapi Praktik Kecurangan yang Dibiarkan Masif

   Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…

2 days ago