Categories: BERITA UTAMA

Lukas Enembe Jalani Pemeriksaan Jantung di RSPAD

JAYAPURA – Usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (13/9). Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe jalani pemeriksaan jantung di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Kamis (14/9).

Pengacara Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menyampaikan, kondisi kesehatan Lukas terganggu setelah sidang pembacaan tuntutan. Hal ini dikarenakan Lukas tak mampu meluapkan emosinya saat itu akibat tuntutan yang dibacakan tak sesuai.

“Pembacaan tuntutan tidak sesuai dengan fakta fakta, sehingga Lukas Enembe kecewa dan tidak bisa meluapkan emosinya. Beliau (Lukas-red) hanya menyatakan kecewa karena apa yang dibacakan Jaksa tidak sesuai fakta fakta, sebatas tipu-tipu saja,” kata Petrus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (14/9).

Petrus pun mengaku hingga pukul 14:00 WIB, ia dan Lukas Enembe masih berada di RSPAD untuk melakukan kontrol pemeriksaan jantung.

“Beliau hanya kontrol rutin, saya dengan Pak Lukas saat ini sedang berada di RSPAD pemeriksaan jantung. Menurut penyampaian dokter spesialis jantung,  Gregorius Wicaksono, creeatinnya bapak tinggi,” terang Petrus.

Lanjut Petrus, dengan kondisi Lukas Enembe saat ini. Dokter pun menyarankan untuk memberikan satu tambahan obat buat mantan Gubernur Papua itu.

Sementara itu, Petrus menyampaikan bahwa sidang lanjutan dengan agenda pembelaan akan digelar pada Kamis (21/9) mendatang.

“Kita diberikan hak untuk menyampaikan pembelaan di sidang berikutnya, menjelaskan duduk persoalan. Karena apa yang disampaikan Jaksa di persidangan tidak sesuai fakta fakta yang diungkap di persidangan. Bahkan kami menyebut, yang dibacakan Jaksa selama ini adalah sebuah karangan yang entah mereka dapat darimana. Yang jelas, apa yang dituduhkan ke klien kami tidak terbukti,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang pembacaan tuntutan perkara yang menjerat mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Rabu (13/9).

Lukas Enembe merupakan terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi ketika dirinya menjabat sebagai Gubernur Papua 2013-2023. Dalam sidang yang digelar Rabu (13/9) kemarin, Lukas dituntut 10,5 tahun penjara dan ganti rugi Rp 47,8 M. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

20 hours ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

20 hours ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

21 hours ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

21 hours ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

22 hours ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

22 hours ago