Categories: BERITA UTAMA

Bagian dari Jaringan Lampung

Brigjen Pol Yakobus Marjuki (FOTO : Elfira/Cepos)

Penangkapan 7 Terduga Teroris Sebagai Bentuk Pencegahan Dini

JAYAPURA-Polda Papua akhirnya buka suara terkait penangkapan terduga teroris yang dilakukan tim Densus 88 Mabes Polri yang dibackup tim Gegana Brimob Polda Papua di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, awal Desember lalu.

Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Yakobus Marjuki menyebutkan, penangkapan yang dilakukan oleh tim sebagai bentuk pencegahan dini agar tidak terjadi dan tidak kecolongan. “Di Papua sudah ada penegakan hukum dalam rangka antisipasi  karena mereka ada di sini,” ucap Wakapolda kepada wartawan di Mapolda Papua usai melakukan pertemuan, Jumat (13/12) kemarin.

Dikatakan, upaya tim Mabes Polri dengan melakukan penangkapan terhadap orang yang mau bermain-main dengan membuat bom di tanah Papua. “Artinya upaya-upaya menganggu Natal di Papua  sudah kami upayakan sejak dini  untuk dilakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Adapun terduga teroris yang sudah diamankan yakni sebanyak 7 orang, dimana mereka yang telah diamankan tersebut berasal dari Lampung dan Medan. Disinggung apakah target dari kelompok ini untuk mengacaukan perayaan Natal di Papua, Wakapolda enggan menerangkan secara panjang. Sebab pihaknya masih menunggu hasil pengembangan.

“Yang jelas mereka ini jaringan Lampung dan, yang paling penting kita sudah melakukan upaya-upaya pencegahan. Penangkapan yang dilakukan di Doyo kemarin sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjadi dan tidak  kecolongan,” katanya.

Terkait keberadaan meraka usai ditangkap, Wakapolda juga enggan memberikan komentarnya. Ia hanya meminta agar kejadian ini tidak perlu dibesar-besarkan.

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menyebutkan terkait dengan penanganan teroris.  Kodam XVII/Cenderawasih mendukung langkah-langkah yang dilakukan  oleh pihak Kepolisian.

“Kalau ada hal-hal yang disiapkan dan meminta bantuan dari Kodam untuk menangani masalah tersebut kita siapa,” ucap Asaribab. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago