

JAYAPURA-Diduga mengalami kebocoran, kapal tongkang Wara I tenggelam di Perairan Teluk Humbold, Kamis (12/9). Sebagian badan kapal tongkang yang sempat muncul di permukaan perairan Teluk Jayapura, Jumat (13/9) kemarin mengundang perhatian warga.
Tidak sedikit warga yang melintas di Dok II, berhenti dan melihat benda yang muncul di permukaan air tersebut. Berbagai opini warga muncul terkait adanya benda yang muncul di permukaan laut tersebut.
Kepala Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura Ferra J Alfaris yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos menyebutkan, benda yang muncul di permukaan perairan Teluk Jayapura, kemarin adalah kapal tingkang wara I yang tenggelam. Dirinya belum tahu pasti penyebab tenggelemanya kapal tongkang tersebut.
“Belum diketahui penyebab pastinya. Kita tahunya pas ada pemberitahuan dan langsung menurunkan tim ke lokasi,” ucap Ferra kepada Cenderawasih Pos, Jumat (13/9).
Ia juga tidak tahu pasti apakah kapal tersebut mau keluar atau mau masuk ke Pelabuhan Jayapura. Namun sejak kemarin pihaknya sudah melakukan penarikan dan saat ini kapal tersebut sudah bergeser dari posisi semula.
Pemindahan tersebut dilakukan menurut Ferra agar tidak mengganggu keluar masuknya kapal di Pelabuhan Jayapura. “Kapal tersebut tidak terdata di buku registrasi KSOP. Bahkan kami juga sudah mengeceknya ke pusat namun tidak ada datanya,” jelas.
Ditambahkan. bendera yang digunakan kapal tersebut juga bukan bendera merah putih. (fia/nat)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…