Categories: BERITA UTAMA

Pendidikan dan Makan Gratis Sama-sama Penting

JAYAPURA – Adanya penolakan dari  sejumlah pelajar terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditanggapi beragam dengan berbagai perspektif. Ada yang mendukung penolakan namun ada juga yang menganggap bahwa sejatinya anak sekolah memang membutuhkan makan siang gratis dan bergizi.

Pasalnya, jika mengatakan bahwa selama ini anak-anak Papua tak mengeluh soal kondisi makanan dan lebih prihatin terhadap kondisi pendidikan, namun buktinya sejumlah kasus kelaparan akibat gagal panen masih sering menjadi momok ketika terjadi cuaca ekstrim.

Belum lagi banyaknya kasus busung lapar atau stunting akibat minimnya pemenuhan gizi. Terkait ini menurut salah satu anggota DPRK Provinsi Papua Pegunungan, Jhon Gobay pemberian makan gratis kepada anak sekolah bukanlah program yang baru.

Makan menurutnya merupakan kebutuhan dasar manusia, sama halnya dengan pendidikan. “Ini kami sampaikan ketika menjadi narasumber dalam seminar sehari dengan tema buat ko dan sa, apakah penting makan bergizi gratis di Papua  yang dilaksanakan oleh Panitia Dies Natalis Asrama Mahasiswa Katolik, Tauboria, Abepura  Jayapura ke 49 belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu pernah ada program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS). Dasarnÿa adalah Permendagri No 18 tahun 2011 tentang Pedoman PMTAS. 

Program ini selanjutnya disingkat PMT-AS dan menjadi kegiatan pemberian makanan kepada peserta didik dalam bentuk jajanan/kudapan atau makanan lengkap yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya, dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan.

Dulu Progas (program gizi anak sekolah) di kerjakan secara nasional oleh Kemdikbud tahun 2914-2019 bekerjasama dengan Word Food Program (WFP) di 300 Kabupaten/kota dan 600 SD daerah terluar se Indonesia, dapurnya ditangani oleh orang tua dan masyarakat kampung sendiri.

Kini Presiden Prabowo meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pengalaman pelibatan masyarakat jauh lebih cocok sèpèrti daĺam program PMTAS dan  (program gizi anak sekolah) dan skema kerjanya yang perlu ditetapkan oleh Badan Gizi Nasioñal, dàlam pŕogràm MBG di Tanah Papua.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

4 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

5 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

6 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

7 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

8 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

20 hours ago