

JAYAPURA-Sebanyak 17 ekor hewan kurban sapi ditemukan mengidap cacing hati.
Hewan kurban yang mengidap cacing hati tersebut ditemukan petugas Dinas Peternakan Provinsi Papua yang melakukan pemantauan terhadap pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha, Minggu (11/8).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan Provinsi Papua, Drs. I Nyoman Polos mengatakan, 17 ekor sapi kurban yang ditemukan mengidap cacing hati, lima ekor ditemukan di Sentani, Kabupaten Jayapura dan 15 ekor di Kota Jayapura.
“Dari 17 ekor hewan kurban yang ditemukan mengidap cacing hati. Kami hanya memusnahkan hatinya yang terinfeksi cacing. Sementara dagingnya tetap layak dikonsumsi,” jelasnya saat ditemui Cenderawasih Pos, Senin (12/8).
Dari pemantauan yang dilakukan di 18 kabupaten dan kota di Provinsi Papua menurut Nyoman Polos, dilaporkan sebanyak 3.106 ekor hewan yang dikurban pada hari raya Idul Adha di 278 masjid dan musala. Jumlah tersebut terdiri dari 490 ekor kkambing, 2.615 sapi dan seekor kerbau. “Ada 272 petugas yang melakukan pengawasan di lapangan,” tambahnya.
Nyoman Polos menyebutkan, pihaknya juga memantau kondisi kesehatan hewan kurban berupa sapi dari Presiden Jokowi yang diserahkan di Kota Jayapura. “Sapi kurban dari Presiden juga aman dikonsumsi dalam hal ini tidak terdapat cacing hati atau hal yang lainnya,” pungkasnya. (kim/nat)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…