Categories: BERITA UTAMA

2.896 Peserta Lulus Verifikasi Berkas CPNS

Nicolaus Wenda ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA-Sejak pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2018, ditutup Pemprov Papua, tercatat sebanyak 3.171 orang yang mendaftar mengikuti seleksi tersebut.  

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Nicolaus Wenda mengatakan, dari 3.171 orang yang mendaftar, sebanyak 2.896 orang peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi

 “Sejak pendaftaran dibuka, semua sesuai dengan jadwal dan tahapan yang ditetapkan, yang mana pengumuman seleksi administrasi dilakukan pada 7 Juni lalu dan  sebanyak 2.896 pelamar yang dinyatakan lulus verifikasi,” ungkap Nicolaus Wenda kepada Cenderawasih Pos, Rabu (12/6) kemarin.

Dikatakan, 275 pelamar yang dinyatakan tidak lulus verifikasi seleksi administrasi, disebabkan beberapa faktor. Menurut Wenda, ada pelamar yang mendaftar pada formasi jabatan yang tidak sesuai. Selain itu, terdapat pula pelamar yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari daerah lain, di luar Papua. Inilah yang menyebabkan pelamar tidak lulus verifikasi dan dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Mereka yang sudah lulus verifikasi, dapat membuka website pendaftaran untuk mencetak nomor ujian yang nantinya akan digunakan saat ujian tahap selanjutnya. Menurut jadwal dan tahapan yang telah disepakati, pelaksanaan tes dilakukan pada 19 – 25 Juni mendatang,” jelasnya.

Namun untuk tes ini, menurut Wenda pihaknya masih menunggu kepastian dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sebab, masih ada kabupaten yang belum selesai melaksanakan tahap awal dalam penerimaan CPNS 2018.

Menurutnya, masih ada 9 kabupaten di Papua yang belum menyelesaikan tahapan awal CPNS ini. Daerah tersebut di antaranya Kabupaten Jayawijaya dan Waropen yang belum mengumumkan hasil verifikasi dalam seleksi administrasi. Adapula Kabupaten Puncak yang meminta dilakukannya tes CPNS yang bersifat manual. Sementara itu, Kabupaten Lanny Jaya, Paniai, dan Merauke juga belum menyelesaikan persyaratannya.

“Itu sebabnya kami menuggu. Sambil menunggu, kami juga ingin menyurat ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk meminta perpanjangan waktu lagi. Dengan demikian, beberapa kabupaten ini kelar dulu semuanya, barulah kemudian dilaksanakannya tes secara bersamaan,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

2 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

10 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

11 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

12 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

13 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

16 hours ago