Categories: BERITA UTAMA

Warga Nduga Takut ke Kebun, Memilih Mengungsi

JAYAPURA – Sejak pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya pada 7 Februari lalu. Sejak itu pula, sebagian warga di perkampungan di Nduga memilih mengunsi meninggalkan kampung mereka.

Bukan hanya mengungsi, sebagian warga di beberapa kampung di Nduga malah memilih tidak berkebun lantaran takut dengan operasi yang dilakukan TNI-Polri dalam rangka pencarian terhadap pilot asal Selandia Baru itu.

Ketua Departemen Pemuda Gereja Kingmi Kabupaten Nduga Pdt Sipe menyampaikan, situasi Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan saat ini tidak nyaman dikarenakan adanya pencarian pilot.

“Sebagian masyarakat seperti di Yigi, Mbua memilih berada di honai mereka masing masing. Sebab, anggota masih melakukan pencarian terhadap pilot. Bahkan, di sekitaran Kuyawage  ada anggota yang sudah masuk dalam rangka pencarian Pilot,” terang Sipe kepada Cenderawasih Pos.

Menurut Sipe, alasan warga memilih berada di honai lantaran trauma yang dimiliki. Terlebih, daerah Nduga sering berkonflik dan adanya operasi militer yang dilakukan.

“Aparat keamanan masih berada di Nduga melakukan pencarian terhadap pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens yang mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. Sebab, masyarakat tidak bisa lagi ke kebun atau sekedar masuk hutan untuk mencari kayu bakar,” terangnya.

Terkait dengan situasi Nduga saat ini, Sipe meminta para pendeta, para gembala, Kepala Distrik serta Kepala Kampung bisa menempati tugas mereka di gereja gereja atau tetap berada di kampung kampung. Sehingga masyarakat tidak melakukan pengunsian.

“Kami mendorong masyarakat tidak perlu mengunsi, tetap tinggal di tempatnya masing masing. Jika TNI-Polri dan OPM mau perang silahkan, tetapi jangan pernah menganggu umat kami yang tidak tahu menahu persoalan,” tegasnya.

Sipe menegaskan bagaimana pun situasi konflik di Kabupaten Nduga saat ini, namun jangan pernah menganggu warga yang ada di kampung kampung atau di rumah rumah. Biarkan umat yang ada di Kabupaten Nduga tetap beraktivitas seperti biasa.

“Dan jika aparat keamanan bertemu masyarakat di hutan, tolong jangan langsung dipukul atau disakiti. Bertanya terlebih dahulu, karena saat ini ada banyak masyarakat kami yang berjalan kaki dari satu daerah ke daerah lain di Nduga untuk mengamankan diri akibat konflik yang terjadi,” tuturnya.

Sipe juga menyampaikan bahwa pasca penyanderaan pada 7 Februari lalu, bukan hanya warga Paro yang melakukan pengunsian. Melainkan bebera Distrik di Nduga mulai ditinggalkan penghuninya seperti Alama, Yuguru dan beberapa kampung lainnya.

“Selain Paro, warga di daerah lain di Nduga mulai mengunsi. Mereka takut jangan sampai ada penyisiran dari aparat, ada yang mengunsi ke hutan dan ada yang ke Ibukota Kenyam dengan berjalan kaki,” terangnya

Selain itu lanjut Sipe, dikabarkan juga warga di Distrik Wutpaga, Distrik Nenggeagin Kabupaten Nduga mulai melakukan pengunsian.

“Namun mengunsinya arah mana kami belum tahu karena belum ada yang masuk ke wamena, sehingga itu kami minta kepada aparat. Jika ketemu masyarakat di hutan tolong jangan disakiti dulu melainkan ditanya terlebih dahulu, sebab ada banyak masyarakat kami yang berjalan kaki dari satu daerah ke daerah lain untuk mengamankan diri akibat konflik yang terjadi,” pintanya.

newsportal

Recent Posts

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

16 minutes ago

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

15 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

16 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

17 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

18 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

19 hours ago