Categories: BERITA UTAMA

PJ Gubernur Kagum dengan Semangat Pemkab Lanny Jaya

JAYAPURA – Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni mengapresiasi langkah yang diambil Pemkab Lanny Jaya dalam hal keuangan. Bagaimana tidak, Bupati, Aletinus Yigibalom membawa semua gerbongnya menuju Jayapura hanya untuk belajar bagaimana menggarap dana APBD dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilibatkan untuk sama-sama belajar bagaimana menggunakan SIPD.

“Saya senang sekali mendengar jika Lanny Jaya mau menggunakan SIPD untuk semua pertanggungjawaban keuangannya. Ini bagus sekali dan jarang kepala daerah melibatkan semua OPD,” puji Agus Fatoni disela-sela kegiatan bimbingan teknis penerapan SIPD yang digelar Pemkab Lanny Jaya di Horison Kotaraja, Kamis (10/7).

Fatoni yang juga menjabat sebagai Dirjend Bina Keuangan Kemendagri ini menyampaikan bahwa SIPD telah ditetapkan sebagai aplikasi umum oleh Kemenpan RB sehingga semua daerah wajib menggunakan tanpa terkecuali. Pemda Lanny Jaya dianggap memiliki semangat untuk tertib dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Saya mengapresiasi sebab bupati membawa “pasukan” lengkap untuk meningkatkan kapasitas apalagi dihadapkan dengan sumber daya manusia yang terasa kurang,” tambahnya.

Karena kurang maka sudah sepatutnya disiapkan SDM yang berkualitas. Fatoni melanjutkan bahwa SIPD memiliki banyak manfaat mulai dari perencanaan pembangunan, perencanaan anggaran daerah dan semua ada dalam satu sistem termasuk menataan keuangan daerah, akuntansi pelaporan, pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, penataan aset, pengelolaan BLUD, evaluasi peninggkatan termasuk produk hukum daerah.

SIPD diharapakan menjadi aplikasi umum yang menghapus aplikasi yang lain. Sitem yang mengintegrasikan seluruh proses di kabupaten kota dan provinsi. Menghasilkan pelaporan dan penataan yang lebih baik. Kalau sudah gunakan SIPD maka otomatis tak perlu lagi membeli ATK atau kertas.

SIPD juga satu proses satu sistem sehingga memudahkan pengawasan, evaluasi dan juga kebijakan. Dari sini seluruh data akan jadi satu sehingga memudahkan untuk dicermati dan dievaluasi. “Nanti rekan-rekan dari kementerian saya pastikan siap membantu bapak ibu semua. Kita belajar sampai bisa,” tutupnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Operasi Batal Gara-gara Air Tak Ngalir

Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejak…

16 hours ago

Target Lansia, Pelaku Raup Puluhan Juta dan Belasan Gram Emas

Menurut Kapolsek, modus yang digunakan pelaku adalah dengan membujuk korban menggunakan iming-iming nomor togel yang…

17 hours ago

Bakal Provinsi Papua Utara Harus Jauh dari “Proyek Elit”

Menurut BTM, pembentukan Papua Utara bukan sekadar pemekaran administratif, melainkan langkah strategis untuk memperpendek rentang…

18 hours ago

Alokasi Anggaran Tak Sebanding Kebutuhan Riil, Keselamatan Pasien Terancam

Bagi pasien yang tubuhnya kian rapuh akibat terapi, menaiki tangga karena lift rusak bukan sekadar…

19 hours ago

Koordinasi Dapur MBG Belum Optimal

Dikatakan, pihaknya memiliki tugas pada aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan. Namun, koordinasi dengan pengelola…

20 hours ago

Kebijakan Nasional Harus Selaras Budaya di Papua

Hal ini dinilai krusial agar setiap program pemerintah dapat diterima dan dirasakan manfaatnya secara optimal…

21 hours ago