Categories: BERITA UTAMA

Bertambah Satu Cawabub Terpapar Covid-19

Satu Komisioner KPU Papua Juga Dinyatakan Terinfeksi Corona

Melkianus Kambu ( FOTO: Gamel/Cepos)

JAYAPURA-KPU Papua nampaknya perlu kerja lebih ekstra dalam menghadapi Pemilu Kepala Daerah 11 kabupaten pada 9 Desember nanti. Pasalnya persoalan kesehatan nampaknya bisa mengganggu sejumlah tahapan jika tak dicermati dengan baik.

Isunya masih berkaitan dengan Covid-19  dimana kondisi ini mendapat perhatian khusus dari KPU RI bahkan pemerintah pusat hingga dikeluarkanlah aturan tambahan terkait pandemi Covid-19.

Menyoal tentang Covid ini ternyata ada penambahan bakal calon (Bacalon) peserta Pilkada yang ikut terpapar. Jika sebelumnya ada enam orang Bacalon yang dinyatakan terpapar Covid, kini bertambah satu orang menjadi tujuh orang. Yang terbaru ini berstatus sebagai bakal calon wakil bupati.

“Terkonfirmasi Rabu sore bahwa ada satu lagi yang terpapar. Tapi kali ini posisinya di wakil sehingga kalau ditotal semuanya ada 7 bakal calon yang sudah terpapar,” ungkap Melkianus Kambu, salah seorang Komisioner KPU Papua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan via ponselnya, Kamis (10/9).

Ketujuh bakal calon ini langsung diminta melakukan karantina mandiri dan mulai menjalani proses pengobatan. “Kami langsung arahkan melakukan isolasi mandiri, segera dan wajib,” tegas Melkianus. Hanya masih sama dengan enam calon lainnya, hingga kini KPU belum mau buka suara soal siapa Bacalon tersebut meski telah diketahui kandidat yang terpapar berasal dari Kabupaten Keerom dan Supiori. KPU menyatakan masih akan melakukan rapat lebih dulu untuk selanjutnya diumumkan.

Adapun batas waktu terakhir pelaksanaan tes kesehatan di RSUD Jayapura, Jumat (11/9) hari ini. Hingga, Kamis (10/9) siang kemarin tercatat sudah 39 orang bakal calon yang melakukan tes kesehatan dan sisanya akan menyusul. “Memang harus lebih cepat. Sebab untuk satu orang membutuhkan waktu 8 – 9 jam jika mau melakukan tes kesehatan. Kalau di BNN atau psikotes kami pikir tidak sampai 1 jam,” jelasnya.

Terkait adanya salah satu komisioner KPU Papua yang juga terpapar covid kata Melki saat ini seluruh komisioner, staf, pegawai bahkan sopir juga diwajibkan melakukan tes rapid. “Tidak ada pengecualian, semua kami rapid dan jika ada yang reaktif itu akan dilanjutkan dengan swab. Kami tidak mau beresiko dalam bekerja,” tambahnya.

Melki menyebut meski salah satu terpapar Covid, pihaknya masih tetap menjalankan tugas seperti biasa. Ia menjelaskan bahwa rekan komisionernya yang terpapar ini  sebelumnya terlihat sehat – sehat. Bahkan  setelah kembali dari salah satu kabupaten namun juga masih bekerja seperti biasa. Nantinya sekitar tanggal 6 September barulah terlihat ada gangguan kesehatan. “Tapi sudah ditangan medis dan saat ini langsung dikarantina. Kami tetap mensuport agar bisa kembali pulih,”pungkasnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

11 minutes ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

1 hour ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

2 hours ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

3 hours ago

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

4 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

5 hours ago