“Jadi kita akan datakan semua sekolah dimana atau kuliah dimana, sehingga ini menjadi tanggungjawab bersama, walaupun dalam 14 perjanjian itu sudah ditulis jika anak -anak dari Welesi diminta untuk menjadi ASN, Honorer, Sekolah kedokteran , IPDN, Sekolah Pilot , Promosi Jabatan esalon II,III atau IV itu tergantung diri sendiri siap atau tidak,”bebernya.
Ia mengharapkan agar para orang tua, kakak-kakak, senior yang ada di Distrik Welesi bisa melihat dan mempersiapkan SDM yang baik sejak dini agar apa yang diharapkan dalam 14 point kesepakatan ini bisa dilakukan secara bersama, artinya tak hanya tanggungjawab dari pemerintah saja tapi juga ada tanggungjawab dari orang tua dan senior juga agar anak -anak ini dapat di sekolahkan pemerintah di berbagai bidang.
“Anak-anak yang di usia sekolah bagaimana perhatian dari orang tua dan pemerintah, anak -anak yang masuk dalam dunia pengusaha maka perlu untuk dilengkapi surat -suratnya, kualifikasinya baik, sehingga terbentuk komitmen yang kuat untuk bisa bersaing,” tutup Velix Wanggai. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…