Categories: BERITA UTAMA

Setelah 49 Hari, Sarmi Kembali Bertambah Kasus

JAYAPURA- Terjadi penambahan 30 kasus positif baru Covid-19 di Provinsi Papua, Selasa (9/6) kemarin. Dari 30 kasus baru tersebut, dua di antaranya dari Kabupaten Sarmi yang selama 49 hari sempat tidak terjadi penambahan kasus.  

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menyebutkan, penambahan 30 kasus positif baru ini berasal dari Kota Jayapura dengan 12 kasus, Kabupaten Jayapura dengan 9 kasus, Keerom dengan 6 kasus, Sarmi dengan 2 kasus, dan Nabire dengan 1 kasus.

“Sarmi menjadi catatan khusus karena kembali terjadi penambahan kasus malam ini (kemarin, red). Sarmi sejak 49 hari tanpa penambahan kasus. Harapan kami, kerja cerdas yang telah dilakukan selama 49 hari dapat terus dilakukan untuk mencari menemukan dan mengobati. Kalau harus dilakukan rujukan pasien Covid, dapat segera dirujuk ke rumah sakit yang berdekatan (dengan kabupaten Sarmi),” jelas dr. Silwanus Sumule, Selasa (9/6) kemarin.

Selain itu, Pemkab Sarmi, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi, diminta untuk segera melakukan tracing, test, dan treat jikalau menemukan ODP maupun PDP. 

“Memang berdasarkan data kami, hanya ada 2 ODP di Sarmi. Namun jikalau ada tambahan 2 kasus, maka pasti akan ada ODP dan PDP. Kerja keras teman-teman di Sarmi kami hargai dan kami sangat bangga karena 49 hari mereka berhasil menahan laju penyebaran covid 19 di daerahnya,” terangnya.

Sekalipun terjadi penambahan kasus positif baru, di sisi lain, terjadi juga penambahan kasus sembuh sebanyak 3 kasus. Tiga pasien yang dinyatakan sembuh yaitu berada di Kabupaten Keerom satu orang dan 2 orang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Provita, Kota Jayapura.

“Kami apresiasi kerja keras teman-teman petugas kesehatan di Keerom, khususnya di RS Waingga, serta petugas kesehatan di RS Provita Jayapura. Petugas kesehatan telah bekerja luar biasa sehingga terdapat total 3 pasien yang telah dinyatakan sembuh pada hari ini (kemarin),” tambahnya.

Dengan demikian, total kasus positif kumulatif di Papua telah mencapai 1.110 kasus. Dimana 793 pasien dirawat, 303 pasien sembuh, dan 14 pasien meninggal dunia. Sedangkan ODP mencapai 3138 orang, PDP 786 pasien, dan test PCR mencapai 6390 sampel. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago