Categories: BERITA UTAMA

Massa Dibubarkan, Aktivitas Warga Mulai Normal

JAYAPURA – Polisi membuktikan pernyataannya dengan melakukan pembubaran paksa terhadap para pendemo yang dilakukan di sejumlah titik di Jayapura hari ini Selasa (10/5).
Meski peserta demo sempat berkumpul namun tidak berlangsung lama. Aparat keamanan dengan kekuatan personelnya membubarkan kelompok-kelompok kecil yang tersebar.

Alhasil sekira pukul 11.00 WIT situasi yang sempat menjadi konsentrasi massa seperti Kampkey, Lingkaran Abe, Expo Waena, Perumnas III Waena terlihat mulai normal. Taksi dan toko – toko di Distrik Abepura dan Heram juga kembali beroperasi. Anak – anak sekolah juga terlihat pulang dengan berjalan kaki.

Meski demikian hingga pukul 11.20 WIT aparat keamanan masih berjaga-jaga di sejumlah titik. Mobil-mobil Polantas termasuk kendaraan truk untuk memobilisasi personel polisi terlihat disiagakan.

Sebelumnya sejak pukul 08.00 WIT massa aksi mulai berkumpul namun tak berlangsung lama setelah dipukul mundur. “Puji Tuhan, semoga tidak demo lagi. Kami cuma khawatir karena masih ada anak anak di sekolah yang belum pulang,” ujar Yohanis, salah seorang pegawai swasta siang ini.

Ia terus memantau perkembangan lewat handphonenya dan sesekali melihat jam. Sebelumnya Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol Guruh menyatakan bahwa pihaknya menyiapkan 1.181 personel yang merupakan gabungan TNI-Polri. Instruksinya juga tegas yakni bubarkan. Alhasil aksi demo tanggal 10 Mei ini jika tidak berlanjut artinya lebih cepat dibanding demo 1 April lalu yang sampai pukul 15.00 WIT. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

15 minutes ago

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

11 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

12 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

13 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

14 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

15 hours ago