Categories: BERITA UTAMA

Miliki Amunisi  Ilegal Dua Anggota TNI dan Satu Kepala Kampung Dibekuk

WAMENA – Tim gabungan dari TNI/Polri berhasil mengamankan dua oknum anggota TNI  dengan inisial Pratu MS  dan Prada MS di Perumahan Base Transerver (BTS) Kelurahan Sinakma Distrik Wamena Kota tepatnya di ruas Jalan Wamena –Mbua  sekitar 11.45 Wit  terkait dengan penyerahan amunisi, dimana ini merupakan hasil pengembangan dari 1 orang kepala kampung dari Kabupaten Nduga yang tertangkap lebih dulu dengan inisial NK.

Dari informasi penangkapan yang dihimpun Cenderawasih Pos  awalnya personel gabungan Satgas Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap seorang masyarakat NK yang merupakan Kepala kampung  dari kabupaten Nduga di Jl. Sinakma Kampung Elekma Kelurahan Sinakma dan di bawah ke Mapolres Jayawijaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan dari NK bahwa  telah menyerahkan amunisi  kepada Pratu MS dan Prada MS untuk diamankan di Kabupaten Lanny Jaya, mendengar hal itu personel gabungan Satgas Damai Cartenz telah mengamankan Pratu MS dan Prada MS di perumahan tower Sinakma terkait penyerahan aamunisi hasil pengebangan informasi dari NK, personel Satgas Damai Cartenz berkordinasi dengan Satuan Kodim 1702/JWY dan Satuan Subdenpom XVII/Wamena untuk bersama – sama bergerak menuju Kabupaten Lanny Jaya untuk mengambil amonisi yang diamankan oleh Pratu MS dan Prada MS, personel Satgas Damai Cartenz dengan Satuan Kodim 1702/JWY dan Satuan Subdenpom XVII/Wamena mengamankan barang bukti amunisi  di Mapolres Lanny Jaya untuk di cek jumlah amunisi  tersebut, selanjutnya barang bukti tersebut digelar dan dihitung jumlahnya sebanyak 77.

Danrem 172/ Praja Wira Yakti Brigjen TNI J.O. Sembiring  dalam rilisnya sesuai dengan perintah dari pimpinan TNI tindak tegas oknum anggota yang terlibat kepemilikan amunisi  Ilegal, TNI tidak akan mentolelir siapapun terlebih anggotanya yang memiliki dan atau menyimpan amunisi  tanpa izin.

  “Terkait dua oknum, Pratu MS dan Prada MS yang diamankan karena kedapatan memiliki 77 butir amunisi  illegal kita akan tindak tegas sesuai aturan hukum yang ada di TNI,” ungkapnya Kamis (9/2) kemarin.

Danrem menyatakan kasusnya masih terus didalami untuk mencari tahu tujuan dari kepemilikan dan penyimpanan aamunisi  ilegal ini, Pratu MS dan Prada MS merupakan prajurit Organik Kodim 1702/Jayawijaya. penangkapan terhadap dua prajurit ini berawal dari penangkapan terhadap LK yang merupakan kepala desa.

“LK kemudian mengaku telah menyerahkan amunisi  sebanyak 77 butir kepada kedua oknum TNI AD tersebut. Mendapat info ini kemudian Dandim 1702/JWY langsung mengembangkan informasi tersebut dengan memeriksa Pratu MS dan Prada MS,”jelas Sembiring.

Secara terpisah Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib, SH, MH menyatakan  dari hasil pemeriksaan ini mendapati 77 butir amunisi  tajam cal 5,56 MM yang disimpan oleh keduanya. Saat ini kedua oknum anggota tersebut masih mendalami dugaan keterlibatan kedua anggota ini dalam kepemilikan amunisi  ilegal.

“Kita masih dalami lagi apakah juga ada keterlibatan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau tidak, kami belum tahu. Namun yang jelas kami akan usut sampai tuntas,” bebernya.

Dandim juga menegaskan jika, pihaknya tidak akan mentolerir jika ada oknum anggota TNI yang bermain-main atau menyalahgunakan amunisi . Dan jika terbukti melanggar, maka kedua oknum TNI tersebut akan ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Dari pimpinan TNI di Papua Pangdam XVII Cenderawasih dan Danrem 172/ Praja Wira Yakti sudah memerintahkan untuk mengusut tuntas masalah ini, kita juga tak mentorelir jika ada oknim yang terlibat dalam kepemilikan amunisi Ilegal,”tutupnya. (jo/ade/wen)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

5 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

6 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

7 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

8 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

9 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

10 hours ago