Categories: BERITA UTAMA

Mesak Megai-Ismail Djamaludin Resmi Pimpin Nabire

JAYAPURA-Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., secara resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., dan Ismail Djamaludin di Gedung Negara Provinsi papua, Selasa (8/11) kemarin.

Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus mengatakan, dalam pelantikan tersebut, Gubernur Lukas Enembe menyampaikan bahwa kedua pasangan bupati dan wabub terpilih, merupakan pasangan yang layak dan mampu.

“Karena sebelumnya Bupati Nabire Mesak Magai memiliki pengalaman sebelum menjadi bupati, beliau sudah menjadi wakil bupati. Jadi ini merupakan pengalaman untuk memimpin masyarakat di Kabire setelah menjadi bupati saat ini,” jelas Rifai Darus kepada Cenderawasih Pos, Senin (8/11) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Enembe juga meminta agar Bupati dan Wabub Nabire yang baru dilantik ini, dapat membangun komunikasi dan koordinasi dengan Forkopimda di Kabupaten Nabire, sehingga hal-hal yang menyangkut dengan koordinasi daerah dapat berjalan dengan baik.

“Bupati adalah tokoh bagi masyarakatnya. Menjadi tokoh berarti bupati harus menjadi panutan bagi masyarakat yang dipimpinnya  di Nabire. Mengingat Bupati dan Wabub Nabire adalah satu paket dalam proses pemilihan (Pilkada) sehingga sinergisitas antara bupati dan wabup harus ditingkatkan,” tambahnya.

Diakuinya, sinergitas antar bupati dan wabub harus ditingkatkan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pengalaman-pengalaman yang sudah sering terjadi di Kabupaten Nabire.

Gubernur juga menyampaikan bahwa khusus untuk Kabupaten Nabire, dana Otsus sangat besar dikucurkan sehingga dengan regulasi dan peraturan undang-undang yang baru, diharapkan agar para kepala daerah dapat dengan bijak menggunakan dana tersebut.

“Hal ini juga dikhususkan bagi Bupati dan Wabub Nabire yang baru dilantik. Saya mengingatkan bahwa dana Otsus harus digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat di Nabire,” ucap Rifai Darus mengutip pernyataan Gubernur Enembe.

Permintaan untuk tidak menyalahgunakan dana Otsus menurutnya disampaikan Gubernur Enembe untuk semua kabupaten dan kota di Provinsi Papua. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Enembe juga mengingatkan bahwa, Pemerintah Provinis Papua merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, sehingga diharapkan koordinasi terkait permasalahan dan kendala yang dialami di lapangan dan sebagainya, Pemkab Nabire harus melalui Pemprov Papua, tidak langsung potong jalur ke pemerintah pusat.

“Pesan ini selalu, Gubernur Enembe sampaikan kepada semua bupati maupun wabub yang dilantik bahwa menjalin koordinasi dengan Pemprov Papua merupakan hal yang sangat penting. Karena Pemprov Papua merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat,” tutupnya. (ana/nat)

newsportal

Recent Posts

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

3 minutes ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

2 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

3 hours ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

4 hours ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

5 hours ago

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…

6 hours ago