Categories: BERITA UTAMAPERSIPURA

Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Jacksen Bisa Saja Tinggalkan Persipura

JAYAPURA – Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat fanatik dengan sepakbola. Sayangnya, justru Indonesia tidak mampu menyelenggarakan kompetisi domestiknya sendiri di tengah pandemi Covid-19. 

Tahun 2020, Indonesia benar-benar tanpa kompetisi, kompetisi paling atas, Liga 1 hanya mampu menyelesaikan tiga pekan pertandingan dan akhirnya dibatalkan.

Berbeda dengan negara-negara Asean lainnya yang justru mampu menyelesaikan kompetisi internal mereka meski dalam situasi Pandemi Covid-19.

Tahun 2021, nasib kompetisi Liga 1 Indonesia juga belum jelas. Bahkan, PT LIB dan PSSI pun sudah menunda jadwal kompetisi sebanyak dua kali. 

Awalnya Liga 1 dilaksanakan pada 9 Juli, dan akhirkan kembali ditunda hingga akhir Agustus mendatang. Langkah tersebut diambil oleh federasi dan operator kompetisi untuk membantu pemerintah dalam menekan angka pasien Covid-19 di tanah air.

Tentu peristiwa tahun 2020 menghantui seluruh kontestan sepakbola Indonesia, mengingat Covid-19 di Indonesia, khususnya Pulau Jawa yang terus melonjak tajam. Padahal, Liga 1 rencananya akan dilaksanakan dengan sistem home turnamen yang akan difokuskan di pulau Jawa. Tentu setiap klub, pemain dan pelatih mulai cemas dengan situasi pandemi di Indonesia yang memasuki gelombang kedua.

Juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago juga merasa was-was dengan nasib kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini. Ia pun menyebutkan sudah memiliki rencana ke depan jika kompetisi Liga 1 Indonesia tak kunjung jelas.

“Karena profesi saya seorang pelatih dan jika ada kesempatan untuk kita pergi dalam masa yang tidak pasti seperti ini, sudah jelas saya akan pergi,” ungkap Jacksen Tiago dalam zoom meeting bersama awak media, Rabu (7/7).

Tapi legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu mengaku akan tetap fokus bersama Persipura hingga kontraknya berakhir. Tapi jika kompetisi Liga 1 Indonesia kembali dibatalkan musim ini, sudah jelas ia akan mencari pelabuhan baru di luar sana.

Jacksen juga membeberkan bahwa rencana tersebut hampir terjadi di awal musim 2021. Ia mengaku sedang melakukan negosiasi dengan salah satu klub asal Tiongkok, hanya saja proses administrasi kala itu menyulitkan dirinya meninggalkan Indonesia. Apalagi Tiongkok sendiri memiliki kebijakan yang ketat bagi WNA.

“Sebenarnya hari ini saya tidak seharusnya ada di Indonesia. Kemarin saya sudah dapat tawaran dari China, cuma karena persoalan administrasi tidak berjalan dengan baik akhirnya saya tetap mempertahankan status (pelatih Persipura) ini,” ujar Jacksen.

“Dan itu saya sudah sampaikan kepada manajemen di awal, waktu saya mau tanda tangan kontrak dengan Persipura. Saya sampaikan kepada manajemen kalau boleh ada sebuah klausul, jika dalam waktu satu bulan lagi visa di China itu keluar saya bisa keluar dari tim ini dan bisa pergi. Tetapi mereka tidak izinkan dan saya tutup kemungkinan itu. Tapi yang jelas dalam ke depan jika ada sesuatu yang pasti saya akan pergi, pasti karena itu profesiku,” pungkas Jacksen. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Dikepung Tim Gabungan, Empat Anggota KKB Yahukimo Tewas

Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…

4 hours ago

Waspadai Ancaman Ganda El Nino

Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…

5 hours ago

Alfredo Yakin Mengembalikan Persipura ke Liga 1

Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…

6 hours ago

Daerah Rawan Siap Dipasang CCTV

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang…

7 hours ago

Butuh Kolaborasi Untuk Tangani Korban Kebakaran

-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…

7 hours ago

Buron 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Dibekuk di Timika

Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…

8 hours ago