Categories: BERITA UTAMA

Kemungkinan Ada Tersangka Lain

GANJA: Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas didampingi Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota Iptu Zulkifli Sinaga dan Kasubag Humas AKP. Jahja Rumra saat memperlihatkan barang bukti ganja di Mapolresta Jayapura Kota, Senin (6/1). ( FOTO: Elfira/Cepos)

Kurir Ganja Jadi Tersangka

JAYAPURA- Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota menetapkan kurir ganja antar provinsi berinisial MB  sebagai tersangka usai kedapatan membawa 3,2 Kg ganja saat hendak menaiki Kapal Motor (KM) Dobonsolo dengan tujuan Kota Sorong Provinsi Papua Barat beberapa waktu lalu.

Pria 21 tahun itu dijerat  pasal  111 ayat 2 Undang-undang narkotika no 35 tahun 2009 ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas melalui Kasat Narkoba Iptu Zulkifli Sinaga menyebutkan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya dalam kasus penyelundupan ganja lintas Provinsi tersebut.

“Tersangka lainnya sedang kami kembangkan. Kemungkinan ada dua tersangka lainnya yakni penyedia barang dengan inisial BB warga PNG serta yang menyuruh kurir untuk berangkat ke Jayapura mengambil barang berinisial HM yang saat ini berada di sorong,” jelas Zulkifli kepada Cenderawasih Pos, Selasa (7/1).

Dikatakan, kasus penyeludupan narkotika jenis ganja yang dilakukan tersangka merupakan kasus besar diawal tahun dengan total berat barang bukti mencapai kurang lebih 3,2 Kg dengan nilai jual mencapai ratusan juta rupiah.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mengambil ganja dari warga PNG di Kampung Tiba-tiba,” terangnya.

Terkait apakah Kampung Tiba-tiba kini menjadi tempat transaksi ganja di Kota Jayapura, Zulkifli belum bisa memastikan hal tersebut. Namun yang pasti pengakuan tersangka mengambil ganja di Kampung Tiba-tiba.

“Kita lihat dari histroris kasus sejauh ini baru satu kali transaksi di Kampung Tiba-tiba, sehingga terkait Kampung Tiba-tiba menjadi tempat transaksi ganja belum bisa dipastkan,” tuturnya.

“Pengungkapan kasus ganja akan kita maksimalkan, apalagi dalam hasil monitor kami ganja masuk ke Jayapura berasal dari PNG dan jumlahnya cukup banyak,” sambungnya.

Ia juga mengakui bahwa modus yang dilakukan pelaku kerap berubah-berubah. Untuk itu, pihaknya meminta kerja sama semua pihak untuk menekan angka peredaran ganja di Kota Jayapura. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago