Categories: BERITA UTAMA

Steven Itlay Bebas, Agus Kossay Dalam Waktu Dekat Menyusul

Steven Itlay (tengah) bersama Buchtar Tabuni (paling ujung) dan Agus Kossay, saat melakukan foto bersama dengan keluarga di depan Lapas Kelas A1 Balikpapan Kalimantan Timur, Rabu (5/8) kemarin. (FOT0:Gustaf For Cepos )

JAYAPURA-Setelah Buchtar Tabuni bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 A Balikpapan, Selasa (4/8), giliran rekannya terpidana kasus demo anti rasisme, Steven Itlay yang bebas usai menjalani sisa masa pidananya setelah divonis 11 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Balikpapan.

Anggota Tim Penasehat Hukum yang tergabung dalam Tim Penegakan Hukum dan HAM Papua, Gustaf Kawer, SH., M.Si., menyebutkan, dengan bebasnya Steven Itlay, Rabu (5/8) kemarin maka tinggal satu terpidana kasus demo anti rasisme yaitu Agus Kossay yang masih menjalani masa pidananya. 

Namun menurut Gustaf Kawer, Agus Kossay juga dalam waktu dekat akan menyusul rekan-rekannya bebas dari Lapas Balikpapan. “Tinggal Agus Kossay yang dalam waktu dekat juga akan bebas sesuai dengan vonis yang mereka jalani, yaitu 11 bulan,” ujarnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (6/8).

Seperti halnya empat terpidana sebelumnya yang sudah bebas dari Lapas Balikpapan, Buchtar Tabuni maupun Steven Itlay menurutnya tidak diurus kepulangannya oleh jaksa yang bertugas mengeksekusi dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dari Lapas yang menahan. 

“Ini bisa dilihat dari 4 tapol yang bebas awal tidak diurus kepulangan mereka dan Buchtar juga tidak diurus. Kita dari penasehat hukum yang urus semua,” sesalnya. 

Sementara itu, Steven Itlay mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan mendukungan kepadanya selama berada dalam tahanan di Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami dari penjara kecil keluar ke penjara besar dan perjuangan akan jalan terus selama kami ada di bawah penjajahan Indonesia. Ini bukan akhir, tetapi merupakan proses perjuangan,” katanya dalam video berdurasi 1,09 menit yang diterima cenderawasih pos.

Dia menyatakan, selama bangsa Indonesia masih menjajah orang Papua, maka rakyat Papua akan terus masuk dan keluar penjara. “Saya sampaikan pesan ini untuk kita semua untuk kita terus berjuang dan jangan lagi kita masuk penjara, tetapi terus berjuang untuk kita mengakhiri semua derita ini,” ujarnya. (bet/nat)

newsportal

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

15 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

16 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

17 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

18 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

19 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

20 hours ago