Categories: BERITA UTAMAPERSIPURA

Persipura Hentikan Aktivitas Tim

SAPA PENONTON: Jajaran manajemen dan staf pelatih Persipura Jayapura saat menyapa pendukungnya di Stadion Klabat Manado, usai menjamu PSIS Semarang pada tanggal 1 Maret 2020. Saat itu, Persipura berhasil meraih kemenangan 3-1. ( FOTO: Erick/Cepos)

JAYAPURA-Setelah Madura United dan Persebaya Surabaya, kini giliran Persipura Jayapura yang menghentikan seluruh aktivitas tim, menyusul krisis finansial yang dialami oleh manajemen Persipura Jayapura.

“Hari ini Rabu, 6 Januari 2020, kami putuskan Persipura Jayapura hentikan seluruh aktivitas. Situasi finansial semakin sulit bagi kami untuk terus membayar gaji pemain, pelatih dan seluruh ofisial,” ungkap Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano dalam rilisnya, Rabu (6/1).

Tomi Mano menuturkan, hal tersebut dilakukan Persipura karena PT Bank Papua selaku sponsorship sudah memastikan tidak dapat membayarkan sisa kontrak musim 2020 senilai Rp 5 miliar.

Padahal menurut Tomi Mano, sejak kompetisi dihentikan bulan Maret 2020, manajemen Persipura tetap memenuhi hak setiap pemain dan pelatih.

“Jadi terhitung sejak kompetisi terhenti bulan Maret tahun lalu, Persipura Jayapura hanya disokong oleh PT. Freeport, Kuku Bima, dan anggaran dari manajemen. Walaupun kompetisi tidak berjalan, tetapi kami tetap membayar gaji seluruh pemain, pelatih dan official,” ujar Tomi Mano.

Orang nomor satu di Kota Jayapura ini sangat menyanyagkan situasi tersebut. Apalagi musim ini tim kebanggaan masyarakat Papua punya kesempatan untuk kembali berlaga di kancah AFC Cup.

“Karena tidak mungkin kita paksakan tim berjalan tanpa membayar gaji pemain, pelatih dan offisial. Kami juga kaget dengan kepastian Bank Papua yang tidak bersedia membayar sisa kontrak. Padahal kami dengar yang disampaikan oleh komisaris utama adalah akan tetap ada dana untuk pembinaan pemain Persipura walaupun kompetisi tidak berjalan. Tapi ternyata tidak bisa dibayarkan,” ucapnya.

Tomi Mano juga sangat menyangkan sikap Bank Papua yang selama ini menggantung nasib Persipura dan memutuskan tak akan membayarkan sisa kontrak tersebut.

“Kami sebenarnya sudah beberapa kali meminta kejelasan dan kepastian dari Bank Papua. Tetapi baru hari ini (kemarin) mereka nyatakan tidak membayar. Seandainya sejak awal disampaikan mungkin kita akan mencari jalan lain sebagai solusi. Jadi selama ini kita digantung-gantung terus untuk sesuatu yang ternyata tidak jelas. Kita diPHP berbulan-bulan,” sesalnmya.

“Dengan surat Bank Papua ini, berarti kami tidak lagi punya sumber dana untuk beraktivitas, dan kita semua tahu bagaimana menurunnya ekonomi selama pandemi covid, sehingga kemampuan kita secara finansial juga menurun. Apalagi ada kewajiban untuk tetap membayar gaji seluruh personel tim. Jadi setelah menerima surat dari Bank Papua tadi, kami langsung rapat manajemen dan diputuskan untuk hentikan seluruh aktivitas tim. Selama ini tim tetap berlatih secara virtual, tetapi sejak saat ini, semua kegiatan dihentikan, sampai kapan? Sampai kita dapat dukungan sponsor yang jelas dan pasti,” sambungnya.

Meski begitu, Tomi Mano tetap menyampaikan terima kasih kepada pimpinan PT Bank Papua yang selama ini terus memberikan dukungan kepada Persipura. Dirinya berharap, Bank Papua tetap mendukung Persipura di kancah sepak bola tanah air dan Asia.

“Kami juga berterima kasih kepada PT. Freeport Indonesia dan Kuku Bima, yang telah melunasi dan membayar seluruh nilai kontrak sesuai perjanjian kerja sama yang ditandatangani. Semoga kita tetap bisa bekerja sama lagi sebagai bentuk komitmen kita untuk membina anak-anak Papua melalui sepakbola dan tetap bantu kami untuk mengangkat harkat dan martabat orang Papua,” ujar Tomi Mano.

Dirinya juga meminta dukungan doa kepada semua pencinta Persipura agar Persipura dapat berusaha mendapatkan dukungan yang jelas dan pasti. “Kita tetap akan berusaha keras, semoga Tuhan Yesus kasih jalan terbaik buat kami,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Kosmetik Ilegal Hingga Dapur MBG Jadi Sorotan BPOM

  Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk…

2 hours ago

Kelebihan Penyaluran Dana Kampung Dikembalikan Sesuai Aturan

  Abisai menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas kelebihan salur dana kampung yang bersumber…

2 hours ago

Pertahankan Juara Umum, Wali Kota Apresiasi Kafilah MTQ Kota Jayapura

   Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang…

3 hours ago

Tuntas Jalankan Tugas, 900 Personel Satgas Pamtas RI -PNG Dikembalikan

Pemulangan personil Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 711/RKS Palu dan Yonif 743/PSY  Kupang menggunakan KRI…

4 hours ago

Gaji Mulai Rp47 Juta Hingga Rp110 Juta, Harusnya Diikuti Tanggung Jawab Etis dan Moral

  Menjawab dahaga panjang reformasi peradilan tersebut, pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor…

5 hours ago

Andri Siap Tebus “Hutang”

Menurut Andri, pelatih sebelumnya Rahmad Darmawan tampil cukup baik musim lalu. Mengantarkan Persipura hingga babak…

6 hours ago