Pemkot Masih Raba-raba Soal Vaksin

Ir. H. Rustan Saru, MM ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA – Kendati informasi terkait vaksiN covid 19 sudah beredar beberapa bulan terakhir dimana pemerintah Indonesia tengah memesan banyak vaksin dari beberapa negara salah satunya China dan Uni Emirat Arab, ternyata untuk Jayapura sendiri hingga kini masih belum jelas. Pemkot Jayapura masih meraba- raba apa dan bagaimana vaksin yang akan dipesan oleh pemerintah pusat tersebut. Menurut Ketua Satgas Covid Kota Jayapura, Ir H Rustan Saru MM pihaknya meyakini awal tahun 2021 persoalan vaksin covid belum bisa langsung digunakan.
Selain itu para tenaga ahli juga perlu melihat bentuk virus yang kabarnya telah bermutasi beberapa kali sehingga vaksin yang disiapkan juga harus sesuai dengan kondisi terakhir virus tersebut. “Saya pikir untuk vaksin ini juga belum final, hingga awal tahun 2021 vaksinnya masih dilakukan penelitian. Kalau cocok ya tidak masalah tapi jika faksin dan virusnya berbeda ini yang bahaya,” beber Rustan di Pantai Holtekamp, Jumat (4/12). Ia khawatir apabila virus bermutasi dan memiliki perubahan genetika yang tidak lagi sama maka vaksin yang akan digunakan juga harus menyesuaikan.
Namun pada prinsipnya kata Rustan pemerintah tetap akan merespon positif dengan keberadaan vaksin yang akan didatangkan dan untuk penganggaran sendiri sesuai peraturan presiden masih ditangani oleh APBN lewat Jaminan Kesehatan. Pemkot kata Rustan akan ikut mensuport dengan menyiapkan anggaran. “Nanti kami anggarkan juga dana cadangan yang sifatnya stanby jika sewaktu – waktu dibutuhkan,” pungkasnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago