Categories: BERITA UTAMA

Pelaku Diduga Kesal Diberi Sanksi Karena Terlambat Apel Pagi

JAYAPURA-Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryaman membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakan Sertu MA  telah diringkus Denpom XVII-3 Merauke untuk selanjutnya diperiksa guna penyidikan.

Sementara jenazah korban disemayamkan di kediamannya Distrik Tanah Miring sambil menunggu pihak keluarga. Rencananya jenazah akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (6/7) hari ini menggunakan pesawat komersil.

Pelaku sendiri berstatus anggota TNI AD yang bertugas sebagai perawat di UGD RS Jenderal TNI L.B Moerdani.

Kapendam menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban Mayor Ckm dr. Beni Arjihans, M.Si. Med, Sp.B yang berstatus sebagai Karumkit TK.IV 17.07.01 Merauke pada 08.00 WIT mengambil apel pagi bersama seluruh personelnya.

Saat itu, pelaku Sertu MA tidak ikut apel dikarenakan terlambat kemudian dikenakan sanksi untuk lari berkeliling.

Selang 5 menit kemudian Sertu MA datang ke tempat apel dan  menyampaikan kekesalannya. Ia pun kemudian menuju motornya kemudian mengambil pisau yang disimpan dalam jok motor selanjutnya  menuju IGD untuk menghampiri karumkit.

Saat bertemu inilah pelaku  langsung menikam di bagian punggung dengan menggunakan pisau dengan panjang sekitar 30 cm. “Akibat penikaman tersebut Mayor Ckm dr. Beni langsung  dibawa ke RS AL Merauke  namun pukul 11.00 WIT, Karumkit RS AL An. Letkol Laut dr Nursito. M.Tr Opsla menyatakan Mayor Ckm dr. Beni Arjihans, M.Si. Med, Sp.B meninggal dunia,”  beber Kapendam.

Meski sempat disebut spontanitas namun kekesalan ini tidak patut dilakukan seperti itu. Informasi lain yang diterima Cenderawasih Pos, Sertu MA ini dua bulan sebelumnya baru saja mengalami kecelakaan sehingga dilakukan pemasangan pen pada bahunya yang patah.

Kemungkinan Sertu MA kesal karena kondisi tubuhnya belum 100 persen membaik namun disuruh lari oleh pimpinanya. Informasi lainnya menyebutkan bahwa biasanya jika piket, malam harinya pelaku suka memasak. Pisau ini digunakan untuk memotong saat memasak.

“Untuk mempertanggung jawabkan tindakannya, saat ini pelaku dibawa ke Denpom XVII-3 Merauke untuk diamankan dan menjalani proses penyelidikan lebih lanjut serta dipastikan akan diproses hukum,” tutup Kapendam. (ulo/ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

13 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

14 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

15 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

16 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

18 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

19 hours ago