Categories: BERITA UTAMA

17 Orang Saksi Diperiksa, Dua Anggota TNI Dirujuk

Brigjen TNI Iwan Setiawan ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Dua anggota TNI yang terluka saat keributan yang diakibatkan orang mabuk di Kabupaten Dogiyai tepatnya di Kampung Mauwa Distrik Kamu pada 31 Desember lalu dirujuk dan dievakuasi ke Rumah Sakit Marthen Indey, Kota Jayapura. Dimana satu diantaranya luka kena panah

Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, dua angota TNI yang terluka dievakuasi ke Jayapura. Sementara anggota lainnya yang luka ringan ditangani di tempat kejadian perkara maupun di Rumah Sakit Nabire.

“Kondisi anggota yang dirawat di Rumah Sakit Marthen Indey sudah stabil sejak Senin (4/1) malam. Satu diantaranya sudah menjalani operasi karena luka panah di bagian hidung,” ucap Danrem kepada Cenderawasih Pos, Selasa (5/1).

Dikatakan, situasi di wilayah teritorialnya sudah kondusif. Setelah kejadian Dandim, Kapolres dan bupati sudah melakukan pertemuan dengan korban. Bupati sendiri akan membantu proses pengobatan ataupun akibat dari kerusuhan tersebut.

“Untuk anggota TNI yang parah satu luka akibat panah dan satu terjatuh hingga menimbulkan patah tulang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakapolres Nabire, Kompol Samuel Tatiratu mengatakan sebanyak 17 saksi telah dimintai keterangan akibat keributan yang diakibatkan orang mabuk dan aksi pelemparan terhadap mobil patroli Polsek Kamu pada 31 Desember lalu.

“Hingga saat ini  belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Kita melakukan pemeriksaan awal dahulu untuk mengumpulkan keterangan dari lapangan seperti apa awal mula  penyebab permasalahan,” ucapnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Dikatakan, kejadiannya terjadi begitu saja. Jarak yang jauh dan terkendala informasi  serta masalah komunikasi menjadi permasalahan tersendiri. Apalagi di lokasi kejadian tidak ada jaringan komunikasi.

“Tim kami hingga saat ini masih ada di lapangan dan masih bekerja. Situasi sudah sangat kondusif karena peran serta dari bupati dan wakil bupati termasuk dari DPR dan TNI-Polri,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolres Nabire, AKBP. Kariawan Barus mengatakan, situasi Dogiyai yang menjadi bagian dari wilayah hukum Polres Nabire mulai kondusif pasca keributan hingga menyebabkan beberapa unit rumah warga terbakar dan 12 warga dan dua anggota terluka.

“Data yang kami terima 12 warga yang terluka dan dua anggota terluka, mereka saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Nabire,” ucap Kapolres. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Terbukti Lakukan Pungutan, Kepsek Terancam Dicopot

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…

2 days ago

Wali Kota Salurkan Bantuan untuk 44 UMKM dan OAP Kurang Mampu

   Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…

2 days ago

Sempat Tegang, Eksekusi Lahan Bukit Jokowi Batal

   Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…

2 days ago

Pengembangan Pariwisata Harus Angkat Kearifan Lokal

   Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…

2 days ago

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

2 days ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

2 days ago