Categories: BERITA UTAMA

Berenang di Area Terlarang, Seorang Pemuda Tewas Terbawa Arus

Dari informasi yang diterima Cenderawasih Pos, diketahui korban bersama saksi – saksi Marzel, Jhosua dan Yan  sedangkan berada di tebing untuk memancing namun tiba – tiba korban melompat dari atas tebing tempat mereka memancing ke arah laut setelah itu tidak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong.

Setelah mendengar teriakan minta tolong rekannya Marzel dan saksi Jhosua langsung untuk  menolong korban. Namun karena ombak dan arus terlalu kencang dan justru membuat keduanya nyaris tenggelam akhirnya keduanya berusaha berenang ke kembali ke darat. Tak lama Yan kemudian meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar untuk segera mengevakuasi Marzel dan Jhosua ke tepi pantai untuk selanjutnya dilarikan ke RS. Marten Indey guna penanganan medis.

Sedangkan rekan satunya lagi Klaus dilanjutkan pencarian. Lalu Pukul 17.30 WIT, anggota Polsek Jayapura Utara yang dipimpin oleh Wakapolsek Jayapura Utara Iptu Yohanes Runde Mangelo, tiba di TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.    Pukul 17.50 WIT, Tim SAR dari Basarnas Kota Jayapura tiba di TKP dan melakukan pencarian.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” ungkap Anton.

Sementara itu Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon, mengingatkan bahwa lokasi tempat tenggelamnya Klaus Figa Berotabui merupakan area terlarang. “Itu daerah terlarang, sudah ada tanda larangan juga,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mematuhi peringatan yang telah dipasang demi keselamatan bersama.

“Kami minta masyarakat agar lebuh berhati hati saat berwisata di pantai, perhatikan tanda tanda larang, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung AdatBahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…

15 hours ago

Pemkab Puncak Dorong Perdasus Penyelesaian Konflik Adat di Tanah Papua

Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…

16 hours ago

Dari Cadangan Mati hingga Menaklukkan Thailand

UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…

16 hours ago

Terdampak Banjir Rob, Pemkab Merauke Kirim Bantuan Bama ke Waan dan Kontuar

Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…

17 hours ago

MBG Dorong Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa SD YPK Ifar Babrongko

Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…

17 hours ago

RSUD Wamena Masih Berlakukan Pemeriksaan VCT Dengan Pola Konseling

Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…

18 hours ago