

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A Maclarimboen
Dua Kasus Pembunuhan Balita Masih Jadi PR Polresta
JAYAPURA-Sepanjang tahun 2025, sejumlah kasus menonjol berhasil ditangani oleh Polresta Jayapura Kota. Dua di antaranya telah naik ke tahap II, yakni kasus pembunuhan bocah 9 tahun, Ananda Nurmila Nainin alias Tapasya, di Dok X Distrik Jayapura dan kasus pembunuhan bos laundry di Abepura yang dilakukan oleh pasangan suami istri.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menyatakan bahwa kedua kasus tersebut telah melalui proses penyidikan yang cepat sehingga dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura. “Tahap dua dari dua kasus ini sudah lama rampung karena proses penyidikannya cepat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/12).
Dalam kasus pembunuhan Tapasya polisi menetapkan satu tersangka, yakni ayah tirinya berinisial MN. Korban yang awalnya dilaporkan hilang pada Senin (7/4/2025), ditemukan sepekan kemudian dalam kondisi meninggal dunia di perairan Teluk Youtefa.
Menurut keterangan sang ibu, Iriyanti, korban terakhir terlihat sedang mencuci piring di rumah mereka di Kompleks Dok IX Bawah, tepat di depan Kantor Dinas Pendidikan Papua. Polisi kemudian mengungkap bahwa MN adalah pelaku pembunuhan.
Motifnya diduga karena rasa kesal terhadap istrinya yang dianggap sering pergi dan meninggalkan sang anak di rumah sehingga MN merasa terbebani mengasuh anak tirinya seorang diri. MN telah resmi diserahkan ke Kejari Jayapura setelah berkas dan barang bukti dinyatakan lengkap.
Page: 1 2
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…
Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…
Dari tangannya, polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…
Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…
Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…
Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…