Categories: BERITA UTAMA

Bangga Lulus Kuliah dari Biaya Sendiri

JAYAPURA – Usaha tak mengkhianati hasil. seperti ini yang dilontarkan seorang pemuda bernama Rein Foreman Ansanay yang pada 26 November lalu berhasil meraih gelar sarjana dengan jerih payahnya.
Ia selama kuliah memilih untuk nyambi bekerja mencari uang sendiri untuk membiayai kuliahnya. Bisa dibilang sejak semester 4, Rein Ansanay sudah tak lagi meminta duit dari orang tuanya dan membiayai sendiri semua uang kuliahnya.
Rein sendiri sempat menjadi perbincangan di media sosial karena keluarganya memposting foto ia menarik odong – odong sambil mengenakan pakaian wisuda.
Postingan ini ramai menuai pujian netizen yang menganggap bahwa ia sosok pekerja keras yang tak hanya menggantungkan diri pada orang tua. Berbeda dengan generasi yang hanya tau meminta uang untuk membeli paket data namun tidak banyak membantu. “Karena baru ini yang bisa saya lakukan maka itu saya kerjakan. Saya kuliah di Uncen dan kadang nyambi jaga mainan anak – anak odong – odong dan dari hasil nyambi kerja ini saya bisa membiayai kuliah saya sendiri,” jelas Rein kepada Cenderawasih Pos saat ditemui, Kamis (3/12) kemarin.
Ia menjelaskan bahwa kebanyakan jadwal kuliahnya dilakukan pagi hari sehingga sore harinya ia bisa membawa odong-odong untuk dipajang sehingga tidak mengganggu agenda kuliahnya. Sanking bangganya setelah ia dinyatakan lulus dari Fisip Uncen Jayapura dan menjalani wisuda, Rein langsung mengekspersikan menarik odong – odong menggunakan pakaian wisudanya.
Odong – odong ini sendiri bukan miliknya tapi milik seorang anggota Polisi yang ia bantu jaga dan kelola. Dari hasil yang didapat kemudian dibagi.
“Dulu sebelum diserahkan penuh saya biasa hanya dapat Rp 30 ribu perhari tapi sekarang saya cukup menyetor setiap hari Rp 200 ribu, selebihnya saya siapkan untuk listrik dan lainnya dan sisanya baru untuk saya,” bebernya.
Dari upayanya ini ia meyakini jika semua usaha dilakukan dengan kerj keras maka hasilnya tak akan mengkhianati. Setelah lulus ini ia sedang menjadi pekerjaan dan sambil menunggu pekerjaan sementara ia memilih menarik odong – odong yang mangkal persis di depan Sagu Indah Plaza, Jayapura. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago