

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menyapa para pegawai CPNS dan PPPK usai terima SK di lapangan upacara walikota, Senin (2/6). (foto: Takim/Cepos)
Wali Kota Serahkan 724 SK CASN dan PPPK
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Abisai Rollo akhirnya menyerahkan menyerahkan 724 SK Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Pernjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2021 dalam apel pagi lingkungan Pemkot Jayapura yang berlangsung di lapangan upacara wali kota, Senin (2/6).
Wali Kota Abisai Rollo memastikan memastikan sudah ada ratusan yang dihapus karena tidak memenuhi prosedur seleksi dan juga diduga lewat jalur belakang atau data siluman. Setelah diteliti, mereka ini tidak pernah mengabdi di Kota Jayapura.
“Saat revisi kemarin, ada 100 lebih nama-nama yang kita coret, karena mereka CPNS titipan dan sebagian besar tidak pernah mengabdi di Kota Jayapura, meskipun ada yang lolos dari 724 ini, itu sudah berkat Tuhan dan saya tegaskan harus kerja baik-baik,” ungkapnya.
Menurut Abisai, penerimaan CPNS di lingkungan Pemkot Jayapura difokuskan kepada masyarakat yang sudah lama mengabdi dan juga masyarakat adat Port Numbay. “Khusus warga Port Numbay dan yang sudah lama mengabdi akan menjadi prioritas kita ke depan,” tuturnya.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menekankan pentingnya disiplin dan komitmen kerja sebagai abdi negara. “Saya minta pegawai yang baru ini harus jaga disiplin, yang malas-malasan nanti kita coret saja,” ujar Abisai Rollo di hadapan ratusan pegawai usai menerima SK.
“Karena untuk menjadi ASN itu banyak orang yang mau, namun hanya kalian yang terpanggil, untuk itu harus bersyukur dan jalankan tugas dengan tulus hati,” lanjutnya.
Page: 1 2
Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…
Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…
Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…