Categories: BERITA UTAMA

Aspirasi Dibawa ke Kantor DPRP dan Bukan ke Polda

JAYAPURA-Salah satu anggota DPR Papua, Yulius Miagoni justru menyayangkan apa yang sudah dilakukan oleh aparat keamanan.

Baginya ada SOP yang  semuanya sama. “Ini bagaimana, penanganan demo kali ini tidak jelas. Di Polres Wamena beda dengan Polres Paniai, lalu Polres Nabire juga beda, begitu juga dengan Serui Wamena dan Yahukimo,” singgungnya.

Kata Yulius, ada Polres yang siap mengantar, tapi ada Polres yang membubarkan sehingga yang perlu diingat kata Miagoni adalah aspirasi dibawa ke kantor DPRP dan bukan ke Polda sehingga tidak perlu ditahan.

“Mengantar ke DPRP itu sama seperti menghormati lembaga wakil mereka. Lalu dengan penyekatan dan pembubaran ini seperti tidak menghargai DPRP. Sebab kami selalu siap menerima aspirasi tapi yang sibuk justru polisi sehingga dirinya bertanya itu aspirasi mau dibawa ke Polda atau ke DPRP,” singgungnya.

Malah kata Miagoni sosok Kapolda non Papua terkadang lebih paham bagaimana memperlakukan orang Papua ketimbang masyarakat asli. Polisi lanjut Miagoni dikatakan juga harus tahu diri sebab justru masyarakat demo, minta merdeka, minta Otsus, hal – hal ini juga yang memberi peluang bagi polisi untuk mengabdi dan berkarya.

“Saya pikir kalau aksi kemudian hanya wakil saja yang diantar bertemu DPRP, soal itu memang sulit dilakukan. Sebab masyarakat merasa lebih menginginkan ada massa,” tutup Miagoni. (oel/ade/ulo/jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

10 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

11 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

17 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

18 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

19 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

24 hours ago