

Suasana pemaparan pada refleksi akhir tahun yang digelar Polda Papua di Aula Rastrasamara Polda Papua, Minggu (31/12). Polda memprediksi gangguan KKB masih nyata di tahun 2024. (foto:Gamel/Cepos)
Kapolda Singgung Dari 30, Baru 1 Kasus Korupsi yang Selesai
JAYAPURA – Mengakhiri akhir tahun 2023, Polda Papua menggelar kegiatan refleksi akhir tahun 2023 dengan mengundang para media termasuk pimpinan paguyuban dan tokoh masyarakat. Refleksi ini dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri.
Ia menyebut bahwa ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada public terkait capaian kinerja yang ditinjau dari berbagai aspek antara lain aspek anggaran, aspek pembinaan, aspek operasional, operasi kepolisian tahun 2023 dan prediksi serta antisipasi perkembangan kamtibmas tahun 2024.
Kapolda memulai dengan wilayah Polda Papua dengan luas wilayah 317.062 Km2 dengan jumlah anggota Polda Papua dan polres jajaran pada tahun 2023 sebanyak 18.494 personil. Peningkatan kapasitas personel Polda Papua di tahun 2023 sebanyak 367 personel, pendidikan diikuti oleh beberapa golongan kepangkatan diantaranya, pamen, pama dan bintara terdiri dari pendidikan Dikbangspes dan pelatihan fungsi.
Kemudian ia membeberkan bahwa berdasarkan data Dumas yang diterima oleh Itwasda Polda Papua di tahun 2023 ada sebanyak 58 pengaduan dan telah ditindaklanjuti yang diantaranya 28 pengaduan sedang dalam proses, 8 pengaduan (tidak benar) dan 22 pengaduan (benar).
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…