

Kombes Pol Victor Mackbon (FOTO:GAMEL/CEPOS)
JAYAPURA – Pihak Polresta Jayapura Kota tengah mempersiapkan 400 personel yang akan diturunkan untuk merespon masuknya gerbang natal di Jayapura. Awal Desember untuk Papua banyak dipenuhi dengan suasana ibadah maupun kegiatan yang berbau religi. Selain itu ada juga momen 1 Desember yang menjadi hari AIDS sedunia. Namun ada juga kelompok yang menganggap bahwa 1 Desember merupakan hari yang disebut – sebut sebagai hari kemerdekaan bangsa Papua.
“Betul, saat ini kita masuk dalam gerbang natal dan akan ada rangkaian kegiatan hingga tahun baru. Kami sudah menyiapkan personel sebab ada banyak aktifitas masyarakat mulai dari kegiatan ibadah disejumlah titik dan besok (hari ini) ada hari AIDS sedunia dan kami juga lakukan pengamanan di dua lokasi,” kata Kapolresta, Victor Mackbon melalui ponselnya, Rabu malam (30/11). Namun awal Desember ini pihaknya lebih banyak memberi perhatian pada agenda ibadah dan konvoi tim piala dunia.
Ini dianggap perlu disikapi agar tidak terjadi resistensi di lapangan. “Kami juga lihat konvoi yang tak terkoordinir baik akhirnya tidak terkontrol. Ini harus segera kami sikapi karena aka nada banyak agenda ibadah. Jangan sampai ini mengganggu proses ibadah,” tegasnya. Jadi kata Mackbon pihaknya telah meyiapkan 400 personel untuk gerbang natal dan melakukan patroli dititik rawan melibatkan dengan melibatkan personel Polda dan Brimob.
Lalu jika ada kegiatan yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas termasuk yang dilakukan kelompok yang anti pemerintah, pihaknya mengimbau agar masyarakat tak perlu terlibat sebab jika mengganggu maka akan dilakukan penegakan hukum. “Jika masyarakat mengetahui atau mendengar maka silakan laporkan. Kami sudah gelar 400 personel jadi jangan ragu untuk membantu polisi,” tambahnya.
Lalu untuk pengamanan di tempat ibadah, kata Mackbon pihaknya mendata sudah ada beberapa gereja mengajukan perizinan untuk meminta pengamanan. “Kami sudah siapkan rencana kegiatan dan gereja besar di jalur protokol akan dilakukan pengamanan dari Polda maupun Polres sdangkan di tigkat distrik nanti melibatkan polsek,” imbuhnya. Lalu kata Kapolresta, untuk kegiatan yang sifatnya kelompok separatis pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi sebab ini biasa dilakukan tiap tahun.
“Tapi karena ini suasana natal sepatutnya tak ada lagi penyampaian aspirasi yang tidak sesuai aturan dan akhirnya menciptakan kegaduhan. Kami minta Desember itu jangan ada sebab kami pasti tindak,” tutupnya. (ade/wen)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…