

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat dijemput masyarakat Kampung Mosso, Rabu (24/9). (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA – Sekitar 250 Warga Negara Indonesia yang bermukim di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura ternyata tak memiliki status kewarganegaraan yang jelas. Padahal ratusan warga ini sudah puluhan tahun mendiami wilayah tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Lintas Batas dan Batas Wilayah Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Dolfinus Kareth, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (29/9).
Dolfinus mengatakan, warga yang tak memilikiidentitas jelas soal kewarganegaraan adalah warga Mosso yang pada tahun 1960-an mengungsi ke Kampung Nyaukono di Kota Vanimo, Papua Nugini akibat operasi militer yang terjadi saat itu.
“Meski mengamankan diri di PNG, namun mereka tetap membangun komunikasi dengan keluarga mereka yang menetap di Jayapura saat itu. Mereka kembali ke Mosso ketika situasi sudah mulai aman, dan sudah ada pembangunan,” bebernya.
“Mereka kembali bukan sebagai orang PNG, namun sebagai orang asli Mosso,” sambungnya menegaskan. Hanya saja Dolfinus mengungkapkan, dengan status kewarganegaraan yang tidak jelas, ratusan warga Mosso tersebut belum bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Termasuk kesulitan mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan.
“Mereka terdata dalam bantuan, hanya saja tidak bisa karena tidak memiliki dokumen kewarganegaraan yang jelas. Jangankan bantuan, pergi berobat di puskesmas atau rumah sakit juga tidak bisa karena tidak memiliki KTP,” tambahnya.
Page: 1 2
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…