

Ikram Al Giffari dan Riski Afrisal. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
INDONESIA U-17 punya amunisi tambahan jelang melakoni laga kedua Piala Dunia U-17: Amar Brkic. Diare yang sempat diderita pemain yang lahir di Frankfurt, Jerman, itu sudah sembuh.
Amar dipastikan siap menjalani debut di Piala Dunia U-17 dalam bentrok kontra Panama U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini. “Amar sudah berlatih dengan kondisi 100 persen,” kata pelatih Indonesia U-17 Bima Sakti di Surabaya kemarin (12/11).
Kehadiran Amar sangat dibutuhkan oleh Bima. Sebab, dia berharap tim asuhannya bisa bermain lebih agresif. Saat bermain imbang 1-1 dengan Ekuador dalam laga pembuka grup A Jumat (10/11) lalu, Iqbal Gwijangge dkk, terutama di awal babak pertama dan di mayoritas babak kedua, memang lebih banyak tertekan.
“Kami harus ambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Dukungan dari suporter yang ada di stadion jelas bisa membantu kami,” ucap pelatih 46 tahun itu.
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…