

Siswa SMP Negeri 1 Wamena saat mendapatkan vaksinasi beberapa waktu lalu. Tahun 2022 ini, vaksinasi bagi anak usia 6-12 tahun dimulai. (FOTO: Denny/ Cepos)
WAMENA–Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya memastikan di tahun ini akan mulai lakukan vaksinasi terhadap anak usia 6 hingga 12 tahun. Ini merupakan program baru dari pemerintah pusat setelah vaksinnya sudah mulai ada pada 2022 ini. Terkait hal ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupten Jayawijaya, dr. Willy Mambieuw, SpB menyatakan, vaksinasi terhadap anak usia 6-12 tahun di Tahun 2022 ini baru akan berjalan, namun pihaknya masih membutuhkan waktu untuk melakukan sosialisasi kepada para orang tua agar mengizinkan anaknya untuk mendapatkan vaksinasi.
“Kami juga akan lakukan sosialisasi ke sekolah -sekolah dan para orang tua agar pelayanan vaksinasi anak ini bisa berjalan dengan baik,”ungkapnya Senin (3/1), kemarin.
Dengan adanya vaksinasi anak ini, dr Willy meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya juga berperan dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para siswa yang ada di sekolah -sekolah, juga kepada orang tua agar mereka memahami dengan baik jika vaksin ini aman dan bisa mengizinkan anaknya untuk divaksin.
“Untuk vaksinasi anak ini, kami dari Dinas Kesehatan tidak bisa jalan sendiri, kita butuh dukungan dari teman -teman dinas pendidikan untuk melakukan edukasi kepada siswa sekolah dan orang tua agar anaknya bisa divaksin,”bebernya.
Dirinya mencontohkan di tahun lalu, pada saat sekolah dibuka, siswanya wajib divaksin, namun kenyataannya hanya sedikit yang menerima vaksinasi itu, masih banyak yang menolak, baik dar siswa itu sendiri maupun orang tua sehingga pihaknya agak sulit untuk melakukan vaksinasi di sekolah.
Pihaknya juga masih mengejar target vaksinasi yakni 165.808 dari tahun lalu, yang meliputi remaja, pemuda, manula, guru, yang belum mencapai 50 persen, sehingga untuk percepatannya TNI/ Polri membantu membuka gerai vaksinasi dan ini sangat membantu.(jo/tho)
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…