Categories: PAPUA TENGAH

Profil Arkhan Kaka, Striker Sekaligus Pencetak Gol Pertama Timnas

PERFORMA Arkhan Kaka di penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 2023, sekaligus pertandingan perdana Indonesia di ajang tersebut, menuai hasil memukau.

Gol pertama yang dia torehkan pada menit ke-22 membuat namanya kini semakin banyak dibicarakan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

Meski gol yang diciptakannya dapat diimbangi oleh Timnas Ekuador U-17 pada menit ke-28, tapi tak mengurangi rasa bahagia dan bangga publik terhadap Arkhan Kaka.

Hal tersebut membuat penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 10 November 2023 akan menjadi salah satu pertandingan bersejarah dan dikenang bagi Indonesia.

Baca Juga: Fisik Pemain Timnas Indonesia U-17 Dikritik, Bung Binder: Pantas Shin Tae-Yong Genjot Fisik Dulu

Berikut profil seorang Arkhan Kaka, si pencetak gol bersejarah Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia  U-17 2023.

Dikutip dari Radar Bogor, pria yang dikenal dengan sebutan Kaka itu memiliki nama lengkap Arkhan Kaka Putra Purwanto.

Striker Timnas Indonesia U17 itu merupakan pemain termuda dalam timnya. Dia lahir pada 2 September 2007 di Blitar, Jawa Timur.

Menjadi seorang striker, Arkhan Kaka, disebutkan memiliki tinggi badan sekitar 186 sentimeter.

Diketahui, bakat sepak bolanya ini diturunkan dari ayahnya yang pernah menyandang sebagai striker di sebuah tim sepak bola ternama, yakni Persebaya Surabaya.

Kaka memulai kariernya dalam dunia sepak bola dengan bergabung di klub sepak bola bernama SSB Tunas Muda Blitar sejak usia 12 tahun.

Perjalanannya menjadi bagian dari tim SSB Tunas Muda Blitar dimulai pada 2019 sampai dengan 2021.

Setelah itu, Arkhan pindah ke PSBK (Persatuan Sepak Bola Blitar Kota) dan bertahan di tim tersebut selama satu tahun saja, yakni mulai dari 2021 hingga 2022.

Tak berhenti sampai situ, Arkhan Kaka kembali berpindah dan bergabung menjadi bagian dari Bhayangkara FC.

Tak lama setelah dia bertanding di Bhayangkara FC, Arkhan direkrut oleh Persis Solo. Dari sinilah karier sebagai striker atau penyerang seorang Kaka dimulai.

Persis Solo secara sengaja memberi debut profesional untuk Kaka di usianya yang masih belia karena kemampuan yang dimilikinya.

Di balik tampilnya seorang Kaka di kompetisi tertinggi di Indonesia, terdapat perjuangan dan usaha keras Persis Solo yang mengusulkan Kaka meskipun masih di bawah usia minimum.

Sampai saat ini Kaka menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-17, dan dirinya masih bernaung di Persis Solo.

Prestasi yang membuat nama Arkhan Kaka dikenal di segala penjuru negeri adalah torehan yang berhasil dia dapatkan di Piala AFF U-16 tahun lalu.

Saat itu, striker Persis Solo ini mampu membantu skuad Garuda Muda dalam memenangkan gelar juara.

Berbekal prestasi di usianya yang masih belia, juga kemampuan dan intuisinya, Kaka dinilai sebagai seorang striker yang cerdas dengan kemampuan mencetak golnya yang luar biasa.(*)

Sumber:  Jawapos

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

24 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

1 day ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

1 day ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

2 days ago