Categories: PAPUA TENGAH

Penegakan Disiplin Prokes Mulai Dilakukan

JAYAPURA -Menindaklanjuti SE Gubernur Papua Nomor : 440/8963/SET, tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 Papua dan pasca di perpanjangnya PPKM di Luar Jawa Bali berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri RI   Nomor 31 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawasi, Nusatenggara dan Papua, Satgas Covid-19 Papua melakukan rapat koordinasi guna membahas Penegakan Disiplin Prokes Covid-19,  khususnya di area PPKM Level 4 Kota Jayapura.

 Ketua Harian Satgas Covid-19 Papua, William R. Manderi menjelaskan, penegakan disiplin akan dilakukan di area pintu masuk Bandara Sentani  dan Perbatasan Negara Skouw,  guna membatasi mobilsasi orang untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua. 

 “Penegakan Disiplin Prokes dilakukan dengan melibatkan TNI/POLRI dalam bentuk double scanning menggunakan rapid antigen dan pengecekan dokumen perjalanan, karena ditengarai adanya  dokumen “ASPAL” yang beredar di Bandara Sentani bagi para penumpang dan juga penyekatan di beberapa area di Kota Jayapura,”ungkapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Selasa (10/8) .

 Diakuinya, khusus operasi penyekatan akan dimulai pada malam hari sesuai jam operasional yang telah diatur melalui ketentuan yang ada pada tanggal 11 Agustus 2021 di beberapa area diantaranya Batas Kota Waena, PTC, Taman Imbi dan Jembatan Merah.  

 Lanjutnya, di kawasan Perbatasan Skouw akan dilakukan operasi / pengecekan berkala pada pintu-pintu masuk non formal “Jalan Tikus” yang sudah ditutup bersama instansi terkait, serta juga tracing pada masyarakat di kawasan tersebut. 

 “Kegiatan operasi penyekatan dan penegakan Prokes Covid-19 akan berkoordinasi intens di tingkat teknis dengan Satgas Covid-19 Kota Jayapura,  untuk saling memberi penguatan, dengan harapan mencapai hal yang optimal,” tambahnya.

 Selain itu, Jubir Covid-19 dr. S. Sumule juga menegaskan,  selain penegakan disiplin Prokes Covid-19,  yang harus tetap dilakukan adalah percepatan vaksinasi. Oleh karena itu tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua akan memperkuat tim penegakan disiplin dengan melakukan giat-giat vaksin yang saling terintegarasi,”pungkasnya. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

21 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

22 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

1 day ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago