

Protasius Lobia (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Plt Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Protasius Lobia menyebut, penerapan kurikulum merdeka kembali ke sekolah masing masing.
“Yang mengevaluasinya adalah Kementrian Pendidikan, namun kami membackup seluruh kebijakan nasional. Sebab itu penting untuk peningkatan mutu pendidikan di Papua dan harus didukung,” kata Lobia kepada Cenderawasih Pos, Jumat (8/7).
Dikatakan, penerapan kurikulum merdeka sudah ada sekolah penggerak yang menerapkan dan sedang dilakukan pembinaan dan pendampingan.
“Itu sekolah sekolahnya sudah ada, apakah dia terintegrasi menerapkan penuh atau apa pun itu kembali ke sekolahnya,”Ucapnya.
Lanjut Lobia menjelaskan, ada tim evaluasi sebagaimana tim kementrian yang punya program ini akan melakukan evaluasi. Nantinya sejauh mana pelaksanaan di sekolah penggerak.
Terkait apakah dilakukan secara bertahap di tingkat SD, SMP dan SMA. Lobi mengaku itu tergantung kebijakan Kementrian sebab kurikulum menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Terkait dengan kendala, yang bisa menjawab sekolahnya karena mereka yang menjalankan dan baru sedang dalam proses,” pungkasnya. (fia/gin)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…