Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Nyaris Menang di Markas PSIM

JAYAPURA – Tim PSBS Biak gagal mengamankan tiga poin atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-15 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (29/12).

Pasukan Badai Pasifik hanya mampu bermain 2-2. PSBS sebenarnya memiliki kans untuk membawa poin penuh setelah sempat unggul 2-0 lewat gol Eduardo Barbosa menit 13 dan gol Ruyeri Blanco menit 40.

Sayang, kemenangan depan mata buyar setelah tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan setelah dua gol PSIM pada menit 45+1 lewat gol Jose Valente dan gol Ezequiel Vidal menit 48.

Hasil ini juga menjadi pembuktian bagi Kahudi Wahyu yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih caretaker PSBS Biak. Mantan pelatih Persibo Bojonegoro dan PSIS Semarang itu mengaku bersyukur dengan hasil tersebut. Meskipun gagal memenangkan pertandingan usai unggul 2-0.

“Apapun hasilnya saya syukuri. Kita sesuai dengan target awal, kita dapat mencuri poin dari kandang PSIM. Tapi ada satu hal yang saya agak kecewa sebenarnya karena kita sudah menang 2-0, tetapi anak-anak akhirnya kebobolan juga,” ungkap Kahudi kepada awak media usai laga. Ia juga mengaku pemainnya kehilangan beberapa momentum dalam laga ini.

​“Menurut saya, anak-anak tidak berani menguasai bola, hanya cenderung bertahan dan counter-attack. Dua skema yang kita siapkan bisa dengan build-up, bisa dengan counter-attack, tapi selalu counter-attack terus. Akhirnya anak-anak kecapekan, PSIM menyerang terus, dan akhirnya konsentrasi pemain kita hilang,” ujarnya.

Ia juga mengaku beberapa keputusan wasit merugikan mereka yang membuat konsentrasi pemainnya sedikit terganggu. Meski begitu, pelatih berusia 47 tahun itu tetap memuji penampilan anak asuhnya yang mampu menahan tuan rumah PSIM di depan suporter fanatik mereka.

“Seperti yang sudah saya sampaikan kemarin, PSIM adalah tim yang sangat konsisten dan pantas berada di peringkat lima karena mereka sangat kuat di tengah. Sehingga mau tidak mau kami harus bertahan dengan sangat rapat, melakukan counter-attack, dan alhamdulillah ada hasilnya,” pungkasnya.

Tambahan satu poin tetap menempatkan PSBS pada peringkat 15 dengan koleksi 13 poin. Mereka berada satu strip di atas zona degradasi. Sebaliknya, PSIM tetap berada pada peringkat 5 dengan raihan 24 poin. (eri/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Wajah Lama Bertahan

Sebanyak 20 pemain musim lalu masih hadir dalam latihan seperti sang kapten Boaz Solossa, Yustinus…

11 hours ago

Tim Gabungan Kejar Pembunuh Personel BKO ODC

Tim gabungan ini tengan menyelidiki motif di balik insiden penikaman yang menewaskan Awes. Brigpol Fredi…

13 hours ago

Kopi Tua Klaim Sebagai Pelaku

Insiden maut ini terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,…

15 hours ago

Satu Personel Kodam XVII/Cenderawasih Tewas di Tangsel

Atas peristiwa yang menimpa jajarannya, Tri mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Tangsel dan Polda Metro…

19 hours ago

Masalah Aset dan Pelaksana Tugas Jadi Fraksi Nasdem

Masih sama soal aset, Fraksi Nasdem DPR Papua kembali menyoroti hal tersebut. Banyak aset bergerak…

22 hours ago

Semakin Hitam Air Warangan, Semakin Jelas Karakter Keris

Bagi sebagian masyarakat Jawa, Suro bukan sekadar penanda pergantian kalender. Bulan ini, dipercaya menjadi waktu…

1 day ago