“Kami menerapkan formasi baru 4-4-2, yang sudah lama saya inginkan tetapi sulit diimplementasikan. Sistem ini membuat konektivitas pemain dan pembagian tugas di lapangan menjadi lebih baik,” ujar Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Taktik Zijlstra dengan strategi serupa diterapkan oleh tim-tim elite, seperti Arsenal dan Chelsea saat situasi tendangan sudut. Bertujuan menciptakan kekacauan di depan gawang, menghalangi pandangan kiper, dan mengganggu kiper menangkap bola.
Di Premier League, wasit cenderung lebih longgar dalam menilai situasi semacam ini, menganggapnya sebagai bagian dari strategi permainan. Di Indonesia, taktik ini masih bisa dianggap sebagai pelanggaran.
Pelatih Patrick Kluivert patut diacungi jempol karena memperkenalkan elemen-elemen taktis modern ini ke dalam Timnas Indonesia. Menunjukkan bahwa timnas tidak hanya bermain secara konvensional, tetapi juga menguasai set-piece situations.
Strategi bola mati, yang menyumbang persentase signifikan dari total gol dalam sepak bola modern, menjadi fokus penting dalam pengembangan tim. Bahkan, menguasai taktik-taktik ini dianggap krusial untuk kesuksesan Timnas Indonesia di masa depan.(*/Jawapos)
Page: 1 2
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Kamus menjelaskan bahwa masuknya investasi berskala raksasa dalam wujud Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti perkebunan…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…